Informasi

Kota Tasik Belum Punya Balai Latihan Kerja

initasik.com, informasi | Keberadaan Balai Latihan Kerja dipandang penting untuk meningkatkan kemampuan para pencari kerja agar bisa bersaing. Namun, dibanding daerah lain di Priangan Timur, Kota Tasikmalaya belum memiliki itu.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Tasikmalaya, Rahmat Mahmuda, mengatakan, keahlian para pencari kerja di Kota Tasikmalaya mesti lebih ditingkatkan, sehingga tidak kalah dalam persaingan yang semakin ketat.

Untuk itu, pihaknya berencana membangun Balai Latihan Kerja (BLK) tipe A di Kota Tasikmalaya. “Di Priangan Timur, cuma Kota Tasik yang belum punya BLK. Kota Banjar saja sudah ada,” sebutnya, Jumat, 31 Agustus 2018.

Untuk bisa mendirikan BLK itu dibutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Ada banyak hal yang memakan biaya besar, seperti pendirian bangunan, sumber daya manusia, serta anggaran untuk operasional bulanan. Sedikitnya dibutuhkan Rp 50 miliar.

Rahmat mengaku suda berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat untuk meminta bantuan anggaran. Sudah ada sinyal hijau. “Kata orang pusat, yang paling penting kita perlu menyiapkan lahan. Alhamdulillah, kita punya dua lahan, yaitu di Cibeureum dan di Jalan Mangin. Tapi kalau melihat luas, kemungkinan di Cibeureum, karena luasnya empat hektar. Saat ini kita sedang menyusun proposalnya,” beber Rahmat.

Ditargetkan, tahun depan pembangunan Balai Latihan Kerja sudah mulai dilaksanakan. Ia meyakini, jika Balai Latihan Kerja sudah mulai beroperasi akan meminimalisir angka pengangguran di Kota Tasikmalaya.

“Karena, yang saya lihat, lowongan kerja sulit dimasuki oleh warga kita karena terbentur kemampuan. Begitu dites, gagal. Atau sudah bekerja, keluar lagi. Kendalanya memang kurangnya keahlian,” tandasnya.[Eri]