Informasi

KPAI Luncurkan Aplikasi Perlindungan Anak Bernama Pandawa Care

initasik.com, infopublik | Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) akan meluncurkan aplikasi perlindungan anak bernama Pandawa Care, Jumat, 26 Mei 2017, di Jakarta. Melalui rilis dijelaskan, tingginya kasus kekerasan pada anak yang terus meningkat membutuhkan langkah-langkah konkret yang mampu mencegah sedini mungkin terjadinya tindak kekerasan secara efektif.

Sejumlah kasus, seperti kekerasan seksual, penculikan, perdagangan orang, perampokan, tawuran dan lain-lain yang melibatkan anak kerap kali berulang. Untuk itu perlu upaya untuk menyinergikan peran seluruh elemen, baik para orangtua, keluarga, masyarakat, dan pemerintah.

Menyadari hal itu, KPAI berinsiatif mengembangkan aplikasi smartphone “Pandawacare”. Aplikasi tersebut telah tersedia bagi pengguna smartphone Android dan bisa diunduh secara gratis dari Google Play Store.

Aplikasi itu dirancang dengan fitur-fitur penting untuk mendukung perlindungan anak, meliputi: monitoring, SOS Panic Button, alarm, hotline, pengaduan online, konseling online, dan portal berita anak.

Adapun fungsi fitur monitoring merupakan fitur penting yang disediakan bagi para orangtua yang membutuhkan pemantauan terhadap putra-putrinya. Fitur itu menggunakan teknologi GPS untuk melacak posisi mereka setiap saat, sehingga penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan seperti penculikan, traficking, dan anak hilang.

Pada aplikasi tersebut setiap orangtua bisa menambahkan anggota keluarganya yang ingin dipantau, misalnya suami/istri dan anak/saudara. Penambahan anggota hanya bisa dilakukan apabila pihak yang akan dipantau menyetujui.

Fitur SOS Panic Button disediakan bagi anak-anak ketika dalam kondisi panik dan membutuhkan pertolongan darurat, misalnya panik ketika terancam bahaya dan membutuhkan pertolongan atau evakuasi segera.

Fitur itu bisa dianalogikan sebagai “kentongan elektronik” dan merupakan bagian penting dalam mendukung sistem perlindungan anak online berbasis komunitas. Sistem tersebut merupakan suatu alternatif solusi, mengingat jumlah anggota kepolisian saat ini masih belum memadai dibandingkan dengan jumlah anggota masyarakat yang ada.

Fitur alarm mengaktifkan bunyi keras berfrekuensi tinggi. Dalam konsisi darurat, tombol ini bisa digunakan untuk meminta pertolongan dari orang sekitar, pengganti teriakan pertolongan, memancing perhatian dan lain-lain ketika membutuhkan bantuan dari orang-orang yang berada di sekitarnya.

Fitur  hotline menyediakan nomor-nomor darurat yang bisa dihubungi setiap saat, seperti nomor telepon polisi terdekat, unit pelayanan darurat dan lain-lain.

Fitur pengaduan online menyediakan akses bagi masyarakat yang ingin melaporkan tindak pelanggaran hak anak secara online. Fitur ini dikelola oleh Bagian Pengaduan KPAI, sehingga setiap laporan yang masuk akan diproses oleh KPAI. Dengan fitur itu diharapkan seluruh masyarakat bisa memiliki kesempatan yang sama untuk mengadukan persoalan ke KPAI tanpa kendala geografis.

Fitur konseling menyediakan akses secara online bagi anak-anak atau remaja yang memiliki persoalan dan membutuhkan bimbingan dan konseling. Fitur ini untuk menjawab kebutuhan pemulihan kesehatan jiwa anak termasuk pemulihan dari trauma (trauma healing). Hal ini penting mengingat banyak remaja yang tertutup atau enggan menuturkan persoalannya padahal sangat membutuhkan bimbingan dan konseling secara tepat dan segera.

Fitur portal berita anak menyediakan informasi perkembangan terkini tentang berita anak di Indonesia serta berbagai tips berguna bagi para orangtua dalam mengasuh dan mendidik putra-putrinya. [Jay]