Ato Rinanto bersama Puspa dan Dimas | Jay/initasik.com
Informasi

KPAID Kabupaten Tasik Berharap yang Terbaik Bagi Dimas dan Puspa

initasik.com, informasi | Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya berharap yang terbaik bagi nasib Dimas Raditya Gumilang dan Puspa Laksmi Dewi kelak.

Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, mengatakan, jika adopsi lebih baik bagi mereka, pihaknya akan mendorong itu. Ia menyebutkan, sampai saat ini sudah ada 22 orang yang siap mengadopsi Dimas dan Puspa.

Selain bupati Tasikmalaya, mereka yang siap untuk menjadi orangtua angkat mereka adalah wakil bupati Tasikmalaya, ketua DPRD Kota Tasikmalaya, anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya, kabag Ops Polres Kabupaten Tasikmalaya, dan masyarakat lainnya.

“Kita masih menunggu. Proses hukumnya belum tuntas. Kita tidak mau tergesa-gesa. Untuk proses adopsi, bukan hanya kami yang menentukan, tapi juga melibatkan instansi lain,” tandas Ato.

Diberitakan sebelumnya, teka-teki siapa “orangtua” Dimas Raditya Gumilang dan Puspa Laksmi Dewi, dua anak yang sengaja ditingggalkan di Masjid Nurul Ikhlas, Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu, 16 Oktober 2017, lalu, mulai terungkap.

Yuyud Jibenk, ketua RT 05 RW 15, Perum Griya Indah Serpong, Gunung Sindur, Bogor, menyebutkan, sosok “ibu” yang selama ini bersama Dimas dan Puspa namanya Yani. Mereka sempat mengontrak rumah di perumahan tersebut selama tiga tahun. Namun, sejak empat atau lima bulan ke belakang, mereka harus angkat kaki dari sana, karena tidak bisa memerlihatkan identitas diri, seperti akta nikah dan kartu keluarga. [Jay]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?