Humaniora

KPJ Tasik Bersama Mahasiswa STIE Latifah Mubarokiyah Galang Dana Buat Bayi Malang

initasik.com, humaniora | Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Tasikmalaya bersama mahasiswa STIE Latifah Mubarokiyah, Suryalaya, Kabupaten Tasikmalaya, melakukan penggalangan dana buat bayi malang yang dibuang di sebuah warung, beberapa waktu lalu.

Diiringi musik yang dimainkan KPJ, para mahasiswa mendatangi orang-orang yang berada di Pasar Ciawi dan Pasar Rajapolah, Rabu, 6 Desember 2017. Mereka berhasil mengumpulkan uang sebanyak Rp 1.650.000.

“Total semuanya jadi Rp 2.450.000. Kemarin kita menggalang dana juga di kampus. Dapat sekitar Rp 800.000,” ujar Presiden Mahasiswa BEM STIE Latifah Mubarokiyah, Ponpes Suryalaya, Dede Egi Ramdani Nugraha.

Ia mengatakan, aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa kepada sesama manusia yang dirundung malang. Bersama puluhan mahasiswa baru angkatan 2017, ia tergerak untuk turut membantu sang bayi.

“Belajar itu bukan hanya di kampus. Dengan menggelar aksi kemanusiaan seperti sekarang, itu juga merupakan bagian dari belajar. Sebagai agen perubahan, mahasiswa tentu harus peka terhadap situasi yang terjadi di sekitar kita,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Agus, wakil Ketua KPJ Tasikmalaya. “Kita ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa para pengamen juga punya rasa kemanusiaan. Kita punya kepedulian. Ini hati nurani yang bicara,” tandasnya.

Menurutnya, KPJ Tasikmalaya bukan hanya kali itu saja melakukan aksi kemanusiaan. Setiap terjadi bencana alam, pihaknya kerap turun ke jalan untuk menggalang dana, meringankan beban sesama.

Uang hasil penggalangan dana itu kemudian diserahkan Egi kepada Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto. “Kami sangat mengapresiasi kebaikan yang sudah dilakukan teman-teman mahasiswa dan KPJ Tasikmalaya,” ujar Ato. [Jay]

Komentari

komentar