Peristiwa

Krisis Moral Jadi Catatan

Kota | Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Tasikmalaya diharapkan menjadi salah satu benteng penjaga akhlak para generasi muda. “Mereka adalah penerus yang akan membangun kota ini,” ujar Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, dalam pelantikan Dewan Pengurus Daerah BKPRMI Kota Tasikmalaya, di aula bale kota, Jumat, 16 Januari 2015.

Menurutnya, saat ini krisis moral tengah melanda bangsa. Banyak generasi muda yang terjerumus pada pergaulan bebas, dan tidak terkendali. Budi berharap, BKPRMI menjadi salah satu instrumen dalam meluruskan dan menjaga moral bangsa, terutama di era globalisasi yang membuat segalanya serba cepat berubah.

“Sepuluh atau dua puluh tahun mendatang, para remaja masjid akan memimpin kota ini. Mereka tentunya tidak cukup pintar di pengetahuan umum, tapi harus kuat iman dan bagus akhlaknya,” tutur Budi.

Sementara itu, Ketua DPD BKPRMI Kota Tasikmalaya, Heryanto, mengatakan, pihaknya sudah membuat program mencetak sepuluh kader pemuda dan remaja masjid di setiap DKM. Menurutnya, ada 4.250 ustadz/ah yang akan memfasilitasi lahirnya pemuda masjid.

“Kami ingin menghidupkan masjid dengan kegiatan para pemuda, mulai tahajud sampai kajian malam. Dengan begitu, tidak ada celah bagi para pemuda dan remaja untuk bergaul bebas yang melanggar koridor agama,” tandasnya. initasik.com|ashani

Komentari

komentar