Ilustrasi | Dok. initasik.com
Edukasi

Kualitas Pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya Belum Memenuhi SPM

initasik.com, edukasi | Inisiatif Komisi 4 DPRD Kabupaten Tasikmalaya untuk membuat Perda Pendidikan disambut baik Dinas Pendidikan. Diharapkan, keberadaan perda tersebut program dan keberpihakan anggaran yang diberikan pemerintah daerah bisa lebih baik lagi.

Salah seorang Tim Ahli pembuat naskah akademik Perda Pendidikan, Dadih Abdulhadi, mengatakan, kualitas pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya belum memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM), dan itu berdampak terhadap kualitas mutu pendidikan.

“SPM-nya Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya itu sangat rendah, namun memang tidak terungkap secara nyata karena berbeda dalam data yang ada dengan kondisi di lapangan yang sebenarnya. Saya berharap perda ini bisa memberikan solusi untuk mendorong meningkatnya kualitas pendidikan dengan program dan dukungan yang nyata,” paparnya.

Sementara itu, Subag Program Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, Tatan Warsika, mengatakan, berkaitan dengan SPM memang telah diatur sedemikian rupa oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Standar semuanya sama. Namun itu harus dibreakdown, sehingga pemerintah daerah sendiri memiliki standar sesuai dengan kultur dan kapasitas daerahnya sendiri, termasuk dukungan alokasi anggaran yang memadai.

“Perda itu nanti diharapkan mengakomodir hal tersebut, sehingga berdampak pada perbaikan kualitas mutu pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya. Perda itu sangat penting guna mendukung program yang dijalankan, termasuk dukungan anggarannya dari pemerintah daerah,” ungkap Tatan. [Kus]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?