Etalase

Kunci Sukses Perajin; Kreatif-Inovatif

Kabupaten Tasik | Ketua Dekranasda Kabupaten Tasikmalaya, Lina Ruzhan, berpesan, kreativitas pengrajin harus lebih ditingkatkan agar mampu bersaing dengan wilayah lain, apalagi Indonesia akan memasuki era Masyarakat Ekonomino Asean.

“Jika kita tidak mampu berkreasi dan berinovasi, maka akan tertinggal dan sulit berkembang,” tandas Lina kepada para pengrajin Kabupaten Tasikmalaya yang mengikuti Inacraft 2015 (Pameran Kerajinan Nasional), di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Rabu, 8 April 2015.

Menurutnya, keikutsertaan para pengrajin dalam acara bertaraf nasional itu untuk meningkatkan kreasi dan inovasi dalam menciptakan karya-karya kerjinan. “Akan tetapi bukan berarti meniru. Di sini kita bisa sharing dengan pengrajin dan pengusaha dari daerah lain, baik tentang bahan baku, cara pengolahan, manajemen pemasaran serta yang lainnya. Nanti hasil karya pengrajin dari Kabupaten Tasikmalaya menjadi lebih berkualitas, mampu dipasarkan dengan mudah baik ke luar daerah, bahkan ke luar negeri, dan mempunyai nilai jual yang tinggi,” tutur istri bupati Tasikmalaya itu.

Kagiatan tersebut, sambung Lina, sejalan dengan misi nomor dua Kabupaten Tasikmalaya yaitu Menciptakan Perekonomian yang Tangguh Berbasis Pedesaan. Menurutnya, hasil karya yang baik akan meningkatkan nilai jual, sehingga pendapatan akan semakin bertambah dan masyarakat pengrajin di wilayah Kabupaten Tasikmalaya akan sejahtera.

Adapun produk yang pamerkan Dekranasda Kabupaten Tasikmalaya dalam Inacraft 2015 itu di antaranya miniatur boneka bambu, tas anyaman pandan, anyaman keranjang, pakaian koko bordir khas tasik, batik tasik, dan kerajinan lainnya. Acara yang diselenggarakan mulai 8 April s.d. 10 April 2015 itu, dihadiri Presiden Joko Widodo yang membuka pameran sekaligus mengunjungi stand para peserta. Rilis Humas Kabupaten Tasikmalaya

Komentari

komentar