Jay | initasik.com
Edukasi

Kuota Penerimaan Mahasiswa Baru Unsil Cuma 2.480, Jumlah Peminat Tembus 17.538

initasik.com, edukasi | Tahun ini, kuota penerimaan mahasiswa baru di Universitas Siliwangi (Unsil), Kota Tasikmalaya, meningkat dari sebelumnya. Di 2016 kemarin, daya tampungnya 2.460. Tahun ini jadi 2.480.

Kendati ada penaikan daya tampung, jumlah peminatnya pun kian tinggi. Tahun kemarin tercatat ada 16.020. Sedangkan di 2017 sampai menembus 17.538 peminat. Dari kuota 2.480 itu, jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) lebih dominan. Jumlahnya 992 atau 40 persen. Sisanya, SNMPTN 30 persen, dan jalur mandiri 30 persen.

Wakil Rektor 1 Unsil, Prof. Deden Mulyana, mengatakan, kuota 2.480 itu untuk jenjang S-1 bagi 20 program studi. “Yang mendaftar ke Unsil dari tahun ke tahun memang terus meningkat,” tandasnya, di kampus Unsil, Selasa, 16 Mei 2017.

Menurutnya, sebagai sub-panlok Tasikmalaya dalam pelaksanaan SBMPTN, hari ini Unsil menggelar ujian bagi 4.100 calon mahasiswa yang mendaftar ke seluruh perguruan tinggi negeri yang ada di Indonesia.

Tempatnya dibagi-bagi. Selain di kampus Unsil, juga dilangsungkan di enam SMA/sederajat di Kota Tasikmalaya, yaitu SMKN 3, SMAN 8, SMAN 1, SMAN 5, SMK Muhammadiyah, dan SMK Periwatas.

Ia berharap, tahun depan Unsil bukan lagi sub-panlok, tapi sudah panlok atau panitia lokal. Sekarang masih menginduk ke panlok Bandung. “Panitia pusat sudah memberikan sinyal untuk bisa menjadi panlok. Begitupun panlok Bandung. Tahapan untuk menuju ke arah sana sudah kami lakukan. Perlu persiapan yang matang agar semuanya bisa terselenggara dengan baik. Mulai tahun depan, Unsil sudah menjadi panlok. Insya Allah,” tutur Prof. Deden.

Dengan menjadi panlok, salah satu kelebihannya adalah bisa menentukan jumlah kursi peserta ujian sendiri. Tidak dijatah panlok Bandung. “Sekarang masih banyak yang tidak tertampung, sehingga mereka dialihkan ke Bandung, Purwokerto atau ke lokasi lain,” sebutnya. [Jay]

Komentari

komentar