M. Yusuf | Jay/initasik.com
Birokrasi

M. Yusuf Kritisi Lambannya Lelang Jabatan di Pemkot Tasik

initasik.com, birokrasi | Wakil Wali Kota Tasikmalaya, M. Yusuf, mengkritisi lambannya proses lelang jabatan alias open bidding di Pemkot Tasikmalaya. Ia mengkhawatirkan hal itu akan mengganggu kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Saya melihat open bidding di Kota Tasik itu terlalu lama. Sudah enam bulan. Di daerah lain cepat. Saya tidak tahu kenapa. Nanti kita evaluasi,” ujarnya usai mengikuti apel pertamanya sebagai wakil wali Kota Tasikmalaya, di halaman bale kota, Rabu, 15 November 2017.

Menurutnya, proses itu seharusnya tidak berjalan lama, karena para ASN sudah terbiasa bekerja. Kalau terlalu lama bakal muncul kabar yang tidak benar dan kurang bagus, apalagi dibumbui isu soal uang.

“Itu harus dievaluasi. Kita harus gerak cepat. Jangan sampai ASN dibuat bingung sendiri mau dipindahkan ke mana. Jangan buat orang berandai-andai. Apalagi sekarang ini ASN bekerja berdasarkan kinerja. Tambahan penghasilan ASN dilihat dari kinerja. Kalau kinerjanya jelek, tentu penghasilannya sedikit,” tuturnya.

Terkait proses lelang jabatan yang sampai saat ini masih berlangsung, Yusuf menegaskan, hasil akhirnya ada di wali kota sebagai pemegang hak prerogatif. “Ketika ada tiga nama yang sudah masuk, pilih salah satu yang sesuai. Jangan melihat nilai. Nilai itu relatif. Bisa saja punya nilai tinggi, tapi ternyata kinerjanya kurang bagus,” tandasnya. [Jay]

Komentari

komentar