Edukasi

MA Galunggung Didik Anak Papua Hingga Masuk Islam


initasik.com, edukasi | Madrasah Aliyah Galunggung punya pengalaman berkesan yang sampai sekarang masih terkenang. Beberapa tahun lalu, sekolah yang berada di Sindangsono, Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, itu kedatangan seorang pria yang membawa tiga anak perempuan berkulit hitam.

Pria itu ternyata hendak menitipkan perempuan-perempuan asal Papua itu untuk dididik di MA Galunggung. “Ibu mau tidak mengurus anak ini, tapi harus disekolahkan di sini,” ujar Titin menirukan ucapan lelaki paruh baya itu.

Ia mengaku tidak tahu siapa dan dari mana bapak yang membawa ketiga dara itu, namun yang terbersit dalam hatinya adalah harus menolong mereka. Apalagi saat itu kondisi mereka kurang terawat.

“Berucap laahaula dan bismillah, saya terima mereka. Masa depannya harus diselamatkan. Tapi karena waktu itu kondisinya kurang terawat, saya mandikan dulu mereka sampai bersih,” sebutnya.

Seiring berjalannya waktu, Titin mengislamkan mereka di Pesantren Miftahul Falah yang masih satu atap dengan MA Galunggung. “Alhamdulillah, ternyata daya serap mereka tentang agama Islam sangat baik. Mereka cepat belajar, bahkan cepat beradaptasi dengan lingkungan sekitar pesantren,” tuturnya.

Kini, mereka telah lulus dari MA Galunggung dan sedang melanjutkan kuliah di Universitas Galuh, Ciamis. Bagi Titin, itu merupakan salah satu pengalaman hidup yang tak pernah terlupakan. [Eri]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?