Jay | initasik.com
Sorot

Masuk Dirgantara Pilot School Tasik Rp 700 Juta Lebih, Siswa Kandas di Tengah Jalan

initasik.com, sorot | Daftar sekolah di Dirgantara Pilot School Tasik (DPST) terbilang sangat mahal. Minimal Rp 620 juta. Bisa dicicil tiga kali. Cicilan pertama 40 persen. Biaya sebesar itu berlaku untuk siswa angkatan pertama. Angkatan berikutnya mencapai Rp 700 juta lebih.

Di Tasikmalaya, sekolah para calon pilot pesawat komersial itu diresmikan pada 6 Juli 2013. Dirut PT Dirgantara Aviation Engineering (DAE), Marsma TNI (Purn) H. Wasito, seperti ditulis Tempo.co,  Ahad, 7 Juli 2013, mengatakan, lulusan DPST diproyeksikan bisa membawa pesawat konvensional dan modern.

Mereka dijanjikan mampu menerbangkan pesawat Boeing 373 series, Airbus 320 Series, Embraer, atau Bombardier. Setelah itu meningkat ke pesawat berbadan lebar, seperti Boeing 777 Series, Boeing 747 Series, Airbus 330, dan Airbus 380.

Belakangan, sekolah tersebut menuai keluhan. Para orangtua kesal, lantaran sudah setahun ini tidak ada kelanjutan pendidikan di DPST. Mereka lantas meminta bantuan kepada kantor pengacara M. Salahuddin Abdullah & Partners, Jakarta.

Baca: Sekolah Dirgantara Pilot School Tasik Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Dalam rilisnya Salahuddin menyampaikan, dari 36 siswa DPST, orangtua 20 anak telah memberikan kuasa hukum kepadanya. Semua siswa sudah membayar sebagian besar uang sekolahnya.

“Tidak ada yang terlambat bayar. Bahkan ada yang telah lunas dari kisaran biaya pendidikan seluruhnya kurang lebih Rp. 770.000.000 per orang, dengan jangka waktu 18 bulan. Seharusnya anak-anak ini sudah ada yang tamat tapi harus kandas di tengah jalan,” tuturnya.

Lantaran adanya ketidakjelasan kelanjutan pendidikan di DPST, para orangtua menanggung kerugian hingga Rp 10 miliar lebih. “Para orangtua murid sudah berkali-kali menemui Direktur Utama PT. Dirgamara Aviation Engineering, Marsma (Purn) H. Wasito, menanyakan tentang kelanjutan sekolah yang sudah setahun ini tidak aktif, namun sampai saat ini tidak pernah mendapatkan jawaban yang pasti,” tandasnya. [Jay]