Keluarga

Mau Bahagia?

Kota Tasik | Resep bahagia itu ternyata sederhana. Caranya mudah. Biayanya pun murah. Tak perlu melulu ke tempat hiburan mahal. Tak mesti selalu mengeluarkan uang banyak. “Mudah saja ibu-ibu, perbanyak istighfar,” saran ustadz Bachtiar Nasir Lc saat berceramah dalam tabligh akbar peringatan Hari Jadi ke-13 Kota Tasikmalaya, di Masjid Agung, Minggu (19/10).

Alumnus Madinah Islamic University itu menjelaskan, dewasa ini banyak orang salah jalan dalam mencari kebahagiaan. Orang-orang kaya rela mengeluarkan banyak uang hanya untuk mendapat kegemberiaan hati. Mereka sibuk mencari ketenangan.

“Padahal, kebahagiaan itu tempatnya itu di sini. Di hati. Kuncinya hanya dua, yaitu ilmu dzikir dan ilmu syukur. Itu kunci dan rumusan penting bagi orang beriman untuk mendapatkan kesejahteraan, dan mencapai puncak kebahagiaan. Ingatlah kepadaKu, maka aku akan mengingatmu,” tutur ustadz menguti sebuah ayat dalam Alquran.

Menurutnya, saat ini negara-negara maju tengah dihadapkan pada persoalan tingginya tingkat bunuh diri. Warga-warga di Amerika, Eropa, Jepang, dan negara maju lainnya banyak yang mengambil jalan pintas dalam menghadapi persoalan hidupnya.

“Mereka kaya-kaya. Uangnya banyak. Tapi kenapa hidupnya menderita? Jawabannya satu; hati mereka kering. Banyak uang itu tidak menjamin kebahagiaan. Banyak orang kaya yang hatinya kosong. Menderitalah mereka, lalu mencari ketenangan dengan berbagai cara. Banyak orang mencari kesenangan sesaat dengan mendatangi tempat hiburan, tapi lupa pada kesenangan hakiki. Puncak kebahagiaan itu adalah mendapat ridho Allah SWT. Kita harus berpikir dan berusaha mendapat ridho Allah SWT. Jangan jauh-jauh dari Alquran. Ikuti tuntunan Nabi Muhammad Saw,” papar Sekjen Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) itu. initasik.com|ashani

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?