Sosial Politik

Memilih karena Diberi Uang Tanda Pilkada Curang

 

Kota Tasik | Ketua KPU Kota Tasikmalaya, Kholis Muchlis, menulis lirik “Mars Pilkada 2017” yang sebagian isinya membahas soal pilkada menyejahterakan. Lagu itu dinyanyikan saat penerimaan pendaftaran pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota, di kantor KPU.

“Kita membuat lagu sebagai media sosialisasi dan pendidikan politik. Kita ingin mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dengan cerdas,” ujar Kholis.

Menurutnya, pemilih cerdas adalah mereka yang memilih berdasarkan pertimbangan objektif terkait kepribadian calon dan program-programnya. Dalam liriknya itu Kholis menulis, pilkada tak memajukan bila rakyat tak dicerdaskan dan rakyat miskin tak dimuliakan. Memilih calon karena uang tanda pilkadanya curang, harapan sejahteranya hilang.

Ia menegaskan, memberi uang kepada masyarakat agar memilih calon yang didukungnya adalah tindakan menyimpang. Melanggar aturan. Berbahaya bagi demokrasi. Bila itu terjadi, jangan harap punya pemimpin terbaik, lantaran masyarakat memilih pemimpinya bukan karena pertimbangan rasional.

“Kita punya kewajiban untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Sebenarnya partai politik yang paling bertanggung jawab untuk mencerdaskan masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya dengan cerdas,” tandas Kholis. initasik.com|shan

 

Komentari

komentar