Siswa SDN 5 Salawu belajar di ruang guru
Informasi

Menagih Janji Pemerintah Renovasi Sekolah Rusak Kena Gempa

initasik.com, informasi | Sepuluh hari lagi April akan segera berakhir. Di bulan inilah pemerintah berjanji akan memberikan bantuan renovasi bangunan sekolah-sekolah dasar yang rusak diguncang gempa yang terjadi pada pertengahan Desember 2017 lalu.

Di Kabupaten Tasikmalaya, SDN Puspasari dan SDN 5 Salawu adalah dua dari beberapa sekolah yang rusak kena gempa. Saat dikonfirmasi, kedua sekolah tersebut belum juga menerima bantuan. Kondisinya masih serupa, belum ada perubahan.

Kepala SDN Puspasari, Ahmad Asep Sudrajat, mengatakan, sampai saat ini, bantuan yang dijanjikan pemerintah tak kunjung tiba. Padahal, bulan April ini akan segera berakhir. “Masih belum ada titik terang, kabarnya akan turun di bulan ini. Tapi sampai saat ini bantuan itu masih belum kami terima. Kasihan siswa,” terang Asep.

Sampai saat ini, sebagian siswa SDN Puspasari masih belajar di bawah tenda. Jika cuaca hujan dan tidak memungkinkan belajar di tenda, mereka dipindahkan ke kelas dengan konsekuensi dibagi waktu. Ada kelas siang dan pagi.

Begitupun di SDN 5 Salawu. Sampai sekarang masih ada siswa yang terpaksa belajar di dalam ruang guru. Pernah belajar di tenda, namun rusak. Sempat juga belajar di koridor kelas, dan kini di ruang guru.

Andi, salah seorang wali kelas di SDN 5 Salawu, menyebutkan, hingga kini bantuan yang dijanjikan akan diberikan pada bulan April belum juga diterima. “Meskipun harus berdesakan, karena ruanganya sempit, kami terpaksa lakukan itu. Anak-anak belajar di ruang guru. Kalau di luar, cuaca panas,” terangnya, Jumat, 20 April 2018. [Eri]