Peristiwa

Menata PKL, Pemkot Akan Legitimasi Jalan untuk Jualan

Kota Tasik | Penataan para pedagang kaki lima (PKL) di Kota Tasikmalaya baru akan dimulai akhir tahun ini. Untuk sementara, Pemkot Tasikmalaya mendahulukan penataan PKL di Jl. Cihideung, dan menjadikannya sebagai pilot project.

Bukan hanya akan menyeragamkan tempat dagang, pemerintah pun bakal melegitimasi jalan yang biasa digunakan berjualan. “Itu masih dalam pembahasan. Yang jelas, tahun ini ada penataan PKL di Jalan Cihideung,” ungkap Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, di lingkungan Bale Kota, Kamis, 5 November 2015.

Menurut dia, bentuk legitimasinya belum jelas seperti apa. Namun, ia membenarkan bahwa sebagain jalan itu bakal dijustifikasi untuk berjualan. “Payung hukumnya kita lihat nanti. Apakah perwalkot atau bentuk lain. Itu tergantung masukan dari bagian hukum,” tandasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kota Tasikmalaya, Aay Z. Dahlan, menegaskan, sejatinya jalan difungsikan untuk lalu lintas. “Tapi kalau untuk menyelesaikan masalah, ya harus bagaimana lagi. Fungsi jalannya kan masih ada. Pedagang pun terakomodir,” ujarnya.

Pengesahan jalan untuk digunakan tempat berjualan, sambung Aay, dilakukan lantaran pemkot keterbatasan lahan untuk mengakomodir PKL. “(Legitimasi) Itu tidak akan berbenturan dengan hukum. Tapi ya memang, idealnya jalan untuk jalan, jangan digunakan untuk berjualan,” tandasnya. initasik.com|shan

Komentari

komentar