Jay | initasik.com
Edukasi

Mengajarkan Matematika tak Mesti Melulu Pakai Papan Tulis

initasik.com, edukasi | Ada banyak cara mengajarkan matematika kepada anak. Tidak mesti melulu menggunakan papan tulis, lalu mencatat 1 + 1 = 2 dan semacamnya. Bisa lewat permainan atau melalui market day, seperti yang digelar SD Islam Terpadu Tahfidzul Quran Ihya As-Sunnah, Paseh, Kota Tasikmalaya, Sabtu, 13 Mei 2017.

Semua siswa kelas 1 sampai kelas 6 dilibatkan penuh dalam program hari berjualan itu. Mereka buka usaha. Jualan macam-macam makanan. Tugasnya pun beda-beda. Ada yang menjadi kasir, pelayan, dan lainnya. Semua dilakukan siswa, dengan bimbingan guru dan orangtua.

“Kita melatih anak untuk berwirausaha. Secara tidak langsung, mereka sedang belajar matematika. Saat ada yang beli dan harus pakai kembalian, mereka berhitung,” ujar Kepala SDIT Ihya As-Sunnah, Imam Waluyojati di sela acara.

Selain itu, sambungnya, anak-anak juga belajar bagaimana berkomunikasi dengan pembeli. Ada adabnya. Misal, mempersilakan atau mengucapkan terima kasih. “Tentu kepada siapapun kita harus selalu sopan,” tandas Imam.

Menurutnya, market day itu merupakan agenda enam bulanan. Digelar tiap akhir semester. Setahun dua kali. Beda halnya dengan pameran. Itu setahun sekali. “Market day kali ini dibarengkan dengan pameran karya anak-anak selama di kelas. Orangtua siswa bisa melihat karya-karya itu dan sharing dengan guru sentra,” tuturnya. [Jay]

Komentari

komentar