Inspirasi

Menghimpun Angin Laut Cipatujah

Kabupaten | Tak ada yang istimewa dengan rumah bercat kuning itu. Ukurannya hanya sekitar 9×5 meter. Beratap asbes, dan berdinding triplek. Lantainya pun cuma campuran pasir dan semen.

Pendingin ruangan? Itupun tidak ada. Tak heran, hawa panas begitu meraja di ruangan tersebut. Terlebih, tempatnya persis di pinggir pantai Ciheras, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya. Namun, di dalam rumah sederhana itu terhimpun semangat melangit. Sekumpulan anak muda tengah meneliti energi terbarukan (renewable energy). Mereka bergerak di bawah Lentera Angin Nusantara (LAN). “Di sini semuanya ada sebelas orang. Tim intinya enam orang,” sebut Amalia Fajriyanti, tim peneliti.

Di antara mereka, ada seorang aktor utama yang namanya sering disebut-sebut saat Meneg BUMN, Dahlan Iskan, mencoba mobil listrik “Tucuxi”, awal Januari 2013 lalu. Bukan hanya “Tucuxi”, ia pun membuat “Selo” dan “Gendhis” yang juga digerakkan listrik. Dialah Ricky Elson. “Beliau pembimbing kami di sini,” tandas Amalia.

Perempuan yang akrab disapa Amel itu menjelaskan, ia dan teman-temannya memulai penelitian di Ciheras sejak Januari 2012. Mereka sedang menggarap penelitian solar panel dan turbin angin. Keduanya bermuara pada bagaimana caranya membangkitkan tenaga listrik dengan energi terbarukan.

“Di Ciheras ini, selain anginnya bagus, lingkungannya pun mendukung. Akses kendaraan gampang. Yang dimaksud angin bagus itu kencang dan konstan,” ujarnya. Kini, sudah ada enam turbin yang dipasang. Satu turbinnya dapat menghasilkan listrik 500 watt.

Ricky Elson menegaskan, agenda utama di Ciheras adalah penelitian. Ia mengajak anak-anak muda potensial untuk meneliti dan berkarya. “Saya ajak dan bimbing mereka untuk lebih memahami seluk-beluk turbin angin. Di sini (Ciheras, red) mereka belajar langsung sekaligus berkarya,” tuturnya kepada initasik via telepon seluler, Kamis (22/5) pagi. initasik|ashani-usep

 

Komentari

komentar