Edukasi

Menjaga Kearifan Lokal dalam Buka Puasa Bersama

initasik.com, edukasi | Buka puasa bersama dipercaya sudah ada sejak dulu. Para orang tua sudah melakukannya. Bukan untuk gaya-gayaan, tapi demi menjaga kebersamaan. Mempererat silaturahmi. Kearifan lokal itulah yang mencoba diangkat kembali oleh Yayasan Asshobariyah.

Belum lama ini, bertempat di SMK Al-Amin, Kp. Pencut Kikisik, Desa Gunung Sari, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, digelar buka puasa bersama santri dan anak yatim.

“Ini sudah menjadi tradisi para orang tua kita dulu. Kami ingin melestarikannya. Ini juga sebagai upaya mengedukasi bagi anak-anak terkait kebersamaan, pentingnya silaturahmi, dan memupuk kepekaan sosial,” tutur Cecep Zamzam Amin, ketua Yayasan Asshobariyah.

Menurutnya, kegiatan itu sebagai upaya menanamkan akan pentingnya silaturahmi. Terlebih, yang menjadi permasalahan di bangsa saat ini adalah menipisnya kebersamaan di tengah perbedaan. Untuk memperbaikinya itu dengan bersilaturahmi, saling bermaafan, membuka lembaran baru.

“Silaturahmi itu sangat penting, cara agar kita bisa bersama-sama. Ini juga upaya untuk menebar keindahan dan mengubur kebencian terhadap sesama. Kalau sejak kecil sudah memiliki kesadaran, nanti ketika besar sudah tertanam,” ujar Suami RirinYuliana itu.

Fahmi Muzaki, ketua Karang Taruna Kecamatan Sukaratu, berharap, acara seperti itu tidak hanya bersifat seremonial, tapi berkelanjutan yang dapat memberikan dampak positif. “Acara seperti ini bisa mengembangkan mental positif siswa. Terlebih siswa hari banyak yan individualistik. Asosial. Mereka jarang silaturahmi, silatufikri, dan silatudzikir,” tandas Ketua LKNU Kabupaten Tasikmalaya itu. [Syaepul]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?