Peristiwa

Menyambung Harapan di Kelas Paket B

Kabupaten Tasik | Vina adalah santri Pondok Pesantren Bahrul Huda, Malingping, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya. Gadis berusia 19 tahun itu kini tengah fokus ikut ujian nasional kelas paket B.

Bagi Vina, usia bukanlah penghalang untuk meraih pendidikan lebih tinggi. Ia dan 25 temannya ingin mendapatkan izajah SMP untuk merangkai masa depan yang lebih baik. Sekolah formal boleh putus, tapi harapan harus tetap hidup. Kini, mereka tengah menyambung harapan di kelas Paket B.

Cecep Faijunazat, sekretaris PKBM Pontren Bahrul Huda, mengatakan, peserta UN itu adalah mereka yang belum menyelesaikan jenjang pendidikan menengahnya di tempat lain. “Umumnya yang ikut adalah yang bermukim sebagai santri maupun alumnus,” sebutnya, Selasa, 5 Mei 2015.

Terpisah, Kepala UPTD SKB Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, Tatang Suryaman, menjelaskan, saat ini para siswa yang mengikuti UN kelas paket B mengalami penurunan. Menurutnya, dari data Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya tercatat kurang lebih 90 PKBM dengan jumlah siswa sebanyak 2.500 orang. “Umumnya mereka yang ikut paket B adalah para siswa yang putus sekolah,” imbuhnya. initasik.com|dzm

Komentari

komentar