Syaepul | initasik.com
Etalase

Meski Dipajang di Pinggir Jalan, Harga Kerajinan Rotan Ini Sampai Jutaan Rupiah

initasik.com, etalase | Jangan lihat tampilan luarnya. Meski dipajang di pinggir jalan, tak jauh dari bundaran Linggajaya, Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, harga kerajinan-kerajinan rotan buatan Cirebon ini harganya jutaan rupiah. Ada yang sampai Rp 2 juta. Paling murah Rp 150 ribu.

Selain kursi tamu, ada juga tutup saji, keranjang, sekat ruangan, ayunan bayi dan lain-lain. Para pedagangnya kebanyakan dari Cirebon. Tidak hanya mangkal di sana. Mereka juga keliling kampung.

Asep, salah seorang pedagang, mengatakan, usaha itu dijalankan secara berkelompok. Menyebar ke setiap daerah. “Mangkal di tempat ini sudah dilakukan selama belasan tahun, sekaligus dijadikan tempat istirahat setelah keliling kampung,” terangnya.

Menurutnya, kelebihan kursi rotan dibanding kursi yang lain, yaitu usia pakai yang relatif lama. Perawatannya pun mudah dilakukan. Di tempat tersebut, selain dijadikan etalase terbuka, juga sebagai tempat mengecat barang.

“Ramai penjualan pas menjelang lebaran. Sekarang mah sudah tiga hari belum ada yang beli. Di sini ada yang bertugas menjaga pajangan, ada juga yang jualan keliling. Bosnya juga beda-beda,” sebut Asep.

Pedagang lainnya, Kosim, 35 tahun, mengungkapkan, setiap pagi sebelum berkeliling berkumpul dulu di tempat tersebut untuk mengambil barang. Ada yang berangkat ke Cipatujah, Singaparna, Garut, Ciamis, Banjar, hingga Pangandaran.

“Sekarang banyak yang sedang pulang dulu. Habis jualan ke Garut. Kalau yang mangkal di sini ada sekitar sepuluh orang,” imbuhnya. [Syaepul]