Peristiwa

Minimarket Harus Keluarkan CSR

Kota Tasik | Rachmat Soegandar, anggota Komisi 4 DPRD Kota Tasikmalaya, mengingatkan masyarakat untuk proaktif mengajukan bantuan corporate social responsibility (CSR) ke Bappeda Kota Tasikmalaya.

Menurut dia, semua pengusaha, termasuk minimarket, wajib memberikan dana CSR untuk membantu pembangunan. Dana CSR itu, oleh pengusaha dilaporkan ke tim fasilitasi CSR di Bappeda. Tidak dalam bentuk uang, tapi sebatas pelaporan. Jika ada masyarakat yang mengajukan bantuan, tim fasilitasi tersebut menghubungkan masyarakat dengan pengusaha.

“Setiap pengusaha minimarket harus bayar 2,5 persen kepada masyarakat, melalui tim fasilitasi CSR,” sebut Rachmat. Dalam catatannya, saat ini ada 127 minimarket di Kota Tasikmalaya.

Terpisah, Sekda Kota Tasikmalaya, Idi S Hidayat, mengoreksi pernyataan Rachmat. Menurutnya tidak ada aturan harus membayar 2,5 persen. “Benar, pengusaha harus memiliki rasa kepedulian membangun daerah. Kita sudah ada perda pelaksanaan fasilitasi CSR. Kita ingin memfasilitasi prioritas apa saja yang diperlukan masyarakat,” tuturnya, Jumat, 30 Oktober 2015.

Ia menegaskan, semua pengusaha harus iktu andil dalam percepatan pembangunan. “Nanti akan dibangun tugu Simpang Lima. Itu dana CSR Bank Jabar Banten sebesar Rp 600 juta,” sebutnya mencontohkan. initasik.com|sep

Komentari

komentar