Peristiwa

Minuman Beralkohol Boleh Dijual di Kabupaten Tasik

Kabupaten Tasik | Minuman beralkohol, apapun jenis dan mereknya, boleh dijual di Kabupaten Tasikmalaya. Bukan hanya menjual, membuat dan meminumnya juga boleh. Itu dilindungi peraturan daerah.

“Itu perda paling lama dibuatnya, selama empat tahun. Tahun 2004. Tentang pengendalian minuman keras,” ujar Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum, kepada wartawan, Rabu, 30 September 2015.

Namun, kata Uu, dalam perda itu dijelaskan syaratnya. Kadar alkoholnya harus di bawah lima persen, dan mendapat izin dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). “Tapi kami yakin MUI kabupaten tidak akan memberikan izin tersebut,” tandasnya.

Ditanya kenapa tidak saklek dilarang, Uu mengatakan, peraturan di atas perda membolehkan pembuatan dan pengedaran minuman beralkohol. Uu menyebutnya ada Perpres yang membolehkannya, tapi tidak menjelaskan detail peraturan yang ia maksud.

Dalam kesempatan itu, Uu mengabarkan, besok, Jumat, 2 Oktober 2015, Pemkab Tasikmalaya akan mendapatkan penghargaan dari presiden terkait pengelolaaan keuangan dan aset daerah terbaik se-Indonesia. Atas prestasi itu, Pemkab Tasikmalaya diberi bonus Rp 30 miliar.

“Jadi, saya sudah dapat tiga penghargaan dari presiden, yaitu tentang pertanian terkait peningkatan produksi gabah kering, yang kedua tentang interaksi dengan masyarakat karena saya tukang kukurusukan, dan yang ketiga pengelolaan keuangan itu,” sebut bupati. initasik.com|shan

Komentari

komentar