Peristiwa

Mudahnya Sewa Kamar Hotel Untuk Transaksi Berahi

initasik.com, peristiwa | Ada banyak hotel di Kota Tasikmalaya, mulai kelas melati hingga hotel berbintang yang bisa digunakan untuk transaksi berahi. Masih menjamurnya para wanita tunasusila disebabkan oleh mudahnya mendapatkan kamar tempat pelampiasan hasrat sesaat itu.

Duri (nama samaran), perempuan paruh baya yang memiliki keterlibatan dalam dunia esek-esek, mengatakan, sebagian besar para wanita tunasusila sudah memiliki kamar pesanan di beberapa hotel yang ada di Kota Tasikmalaya.

Dari semua hotel melati, nyaris semuanya bisa dijadikan tempat begituan. Tamu yang masuk bersama PSK tidak perlu menunjukan kartu identitas. Beberapa hotel berbintang pun bisa digunakan, namun biasanya itu disewa orang-orang berduit banyak. Beda kelas.

Selain mudahnya akses untuk mendapatkan kamar sewaan, minimnya operasi menjadi penyebab lain maraknya kegiatan seks komersial di Kota Tasikmalaya. Kalaupun ada operasi, itu dilakukan di hotel-hotel melati. Tidak dengan hotel berbintang.

Saat diwawancara soal keberadaan hotel yang selalu dijadikan tempat esek-esek, Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, mengatakan, ada sanksi bagi hotel-hotel yang mengizinkan kegiatan seks komersial, mulai peringatan sampai penutupan izin operasional.

Budi mengaku, selama ini pihaknya sudah berusaha membereskan persoalan tersebut. “Kami sering melakukan pembinaan-pembinaan kepada perusahaan-perusahaan, bahkan hotel juga. Pokoknya seluruh elemen, termasuk masyarakat. Karena kembali ke masyarakatnya itu sendiri, semua elemen kita bina,” bebernya, Kamis, 2 Agustus 2018.

Menurutnya, sampai sekarang instansi terkait sering menggelar operasi secara rutin. Namun, meski sering menangkap basah pasangan bukan suami istri sedang berduaan di dalam kamar, belum ada satupun hotel yang dicabut izinnya. [Eri]