Peristiwa

MUI Usul Bentuk Tim Khusus Persoalan Sosial

Kota Tasik | Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tasikmalaya, KH Achef Noor Mubarok, mengusulkan pembentukan tim khusus untuk menangani persoalan-persoalan sosial yang mendera Kota Tasikmalaya.

Menurutnya, tim itu harus bekerja merumuskan serta mencari solusi terhadap banyaknya persoalan, seperti wanita tunasusila, gay, lesbi, HIV/AIDS, dan penyakit sosial  lainnya. “Tim itu berisi semua elemen, mulai ulama, pemerintahan, dan masyarakat,” ujarnya saat diwawancara di kantor MUI Kota Tasikmalaya, Kamis, 29 Januari 2015.

Ia meyakini, kalau bentuknya sudah berupa tim, penanganan masalah-masalah sosial akan lebih mudah diatasi. Gerakannya akan greget. “Pokoknya tim itu bertugas untuk membuat gerakan perbaikan di masyarakat. Mengatasi penyakit sosial itu jangan hanya satu institusi yang menyelesaikannya,” tandasnya.

Usulan Achef itu terkait dengan pemaparan Ari H. Kusmara, pengelola Program HIV/AIDS Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, dalam pertemuan berbagai pihak terkait, di kantor MUI kota. Ia menyebutkan, penderita HIV/AIDS yang teregistern sampai Desember 2014 ada 287 kasus.

Selain itu, Ari pun mengungkap, di Kota Tasikmalaya tercatat ada 2.337 gay. Tapi, angka itu masih terbilang “kecil” jika dibandingkan dengan estimasi Kementerian Kesehatan yang memperkirakan ada 7.875 gay di Kota Tasikmalaya. “Kasus yang ada seperti gunung es. Yang terlihat hanya di permukaan,” tandasnya. initasik.com|ashani

Komentari

komentar