Ekbis

Musim Hujan, Ipan Sopian Kebanjiran Omzet Jas Hujan

initasik.com, ekbis | Setiap musim hujan datang, Ipan Sopian kerap mendapatkan berkah dari usahanya jualan jas hujan. Omzetnya meningkat. Berlipat-lipat. Ditemui di lapak jualannya, bilangan Borolong, Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, ia bercerita ihwal usahanya.

Pria berusia 42 tahun itu mengaku, di musim hujan seperti saat ini, penjualannya laris manis. Sehari bisa dapat Rp 600 ribu sampai Rp 700 ribu. “Kalau yang paling murah Rp 10 ribuan. Bahannya dari plastik biasa seperti keresek. Biasanya digunakan oleh tukang becak,” jawabnya saat ditanya harga jas hujan yang dijualnya.

Kalau yang bagus, lanjutnya, berkisar di harga Rp 75 ribu sampai Rp 200 ribu. Bahannya juga seperti kain tapi antiair, taslan. Kualitasnya lebih bagus dan tahan lama. “Kalau jas bocor itu sudah menjadi karakternya, karena tas juga ada sambungannya. Dari sambungan itulah terdapat lubang kecil. Nah dari sanalah, lama-kelamaan lubang itu sedikit membesar karena pemakaian. Yang membedakan dari kualitas itu adalah masa pakai yang lebih lama,” papar Ipan.

Ia menuturkan, jualan jas hujan sudah dimulai sejak 2000. Semula di Bandung. Di Alun-alun. Kini, ia memilih pindah ke Tasikmalaya. “Kalau barang dapatnya dari daerah Bandung. Biasanya belanja kadang seminggu atau dua minggu sekali,” imbuhnya. [Dan]