Dimas dan Puspa bersama Neni Sholihat, M.Psi | Jay/initasik.com
Informasi

Nama Orangtua Dimas dan Puspa Masih Belum Jelas


initasik.com, informasi | Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya membawa Dimas Raditya Gumilang dan Puspa Laksmi Dewi ke Psikolog Neni Sholihat, M.Psi, Jl. Panglayungan III, Kota Tasikmalaya, Selasa, 17 Oktober 2017.

Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, mengatakan, pihaknya butuh bantuan psikolog untuk memastikan kondisi batin mereka tidak ada masalah, mengingat beberapa hari ini bertemu banyak orang baru yang menanyakan siapa orangtuanya.

“Kita ingin mengetahui kondisi psikologinya, karena kelihatannya mereka terganggu. Butuh penetralan kembali supaya kembali ke titik awal. Alhamdulillah sejauh ini baik-baik saja,” ujarnya.

Namun, sambung Ato, sampai sekarang pihaknya belum mendapat kepastian siapa nama orangtua mereka dan di mana tempat tinggalnya. Psikolog juga belum bisa menggali informasi lebih dalam, karena perlu waktu yang panjang. Sementara tadi waktunya sudah malam, serta Dimas dan Puspa tampak kelelahan.

“Mudah-mudahan ke depan ada perkembangan. Konsultasi seperti ini bukan hanya sekali. Minggu depan akan dibawa ke sini lagi. Kita berharap yang terbaik untuk mereka, apalagi umurnya masih kecil-kecil. Butuh kasih sayang orangtua,” tuturnya.

Neni Sholihat menegaskan, pihaknya belum bisa mendapat identitas orangtua Dimas dan Puspa. Namun, ada perkembangan informasi dari hasil wawancara dengan mereka, yaitu kondisi rumah dan gambaran ibunya.

“Rumahnya itu dua tingkat. Besar. Penghuninya empat orang, yaitu ibunya, Uwa Reza, dan dua anak itu. Rambut ibunya panjang, sementara Uwa Reza tinggi, botak, dan berkacamata. Kondisi secara emosional, asumsi saya mereka terbiasa seperti ini. Walaupun orangtuanya tidak ada, mereka baik-baik saja,” papar Neni. [Jay]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?