Peristiwa

Nasib Hansip


Kota Tasik | Dulu namanya Hansip alias Pertahanan Sipil. Sejak 2002, namanya diubah jadi Perlindungan Masyarakat (Linmas). Itu berdasarkan Surat Edaran Mendagri Nomor 340/2921/SJ, lalu dipersempurnakan dengan Perpres 88/2014 yang ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Kendati Hansip sudah berganti nama menjadi Linmas, nasibnya tetap seperti dulu. Tak ada perubahan. “Kieu we tikapungkur oge (Sejak dulu juga begini),” jawab Suanda, anggota Linmas di Kelurahan Sukamanah, Cipedes, Kota Tasikmalaya, saat ditanya initasik.com, usai mengikuti upacara peringatan Hari Jadi Linmas di halaman Bale Kota Tasikmalaya, Jumat, 17 April 2015.

Pria berusia 82 tahun itu mengaku sudah menjadi anggota Linmas sejak 1962. Awalnya ia merangkap “karier” sebagai penarik Pajak Bumi dan Bangunan. Sekarang, pekerjaan itu sudah  dilepaskannya. Kendati sudah sepuh, loyalitas Suanda pada korps berseragam hijau khas itu tak diragukan lagi.

Untuk menghadiri undangan upacara peringatan tersebut, ia berangkat dari rumahnya pukul setengah tujuh pagi. Sedangkan Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, yang bertindak sebagai inspektur upacara terlambat datang dari waktu yang ditentukan pukul 08.30 WIB.

Saking semangatnya menghadiri upacara itu, Suanda lupa sarapan. Tak heran, saat upacara berlangsung, ia tumbang. Pria yang sehari-hari jadi buruh tani itu memisahkan diri dari barisan. Ia duduk lemas di bawah pohon. Wajah keriputnya tampak pucat. Dahinya dibasahi keringat.

Endang, warga Panglayungan yang menjadi Linmas sejak 1971, mengutarakan hal serupa. Sejak dulu sampai sekarang nasibnya belum berubah. Jangankan gaji, seragam pun sudah lusuh. Warna hijaunya hampir memutih. “Mun aya kegiatan sapertos kieu, nembe kenging artos (Kalau ada kegiatan seperti ini, baru dapat uang),” ujarnya seraya menyebutkan, untuk menghadiri upacara tersebut, ia dan rekan-rekannya diberi bekal Rp 25 ribu per orang.

Dalam amanatnya, Budi Budiman sempat mengucapkan terima kasih kepada petugas Linmas yang telah turut membantu tugas-tugas pemerintah. “Terima kasih kepada Linmas yang telah mengabdikan diri kepada masyarakat. Mudah-mudahan amal baktinya dicatat menjadi amal sholeh. Mohon maaf apabila kami belum memberikan banyak kepada Linmas,” tandasnya. initasik.com|ashani

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?