Sosok

Nicke, Direktur Perempuan Pertama Asal Tasikmalaya

Jakarta | Menteri Badan Usaha Milik Negara, Rini M. Soemarno, beberapa hari lalu, menetapkan direksi baru PLN. Ia menunjuk Sofyan Basir untuk menjadi direktur utama PLN, menggantikan Nur Pamudji. Sebelumnya Sofyan menjabat direktur utama BRI.

Bukan hanya Sofyan, Rini pun menempatkan tujuh direktur lain, yaitu Sarwono Sudarto, Murtaqi Syamsuddin, Supangkat Iwan Santoso, Amin Subekti, Nasri Sebayang, Amir Rosidin, dan Nicke Widyawati.

Untuk nama terakhir itu, urang Kota Tasikmalaya patut berbangga. Nicke adalah perempuan pertama yang dipercaya menjadi salah satu direktur di PLN. Sejak perusahaan berlambang petir itu berdiri, baru kali ini memberi tempat untuk kaum hawa di jajaran direksi.

Ditunjuknya perempuan kelahiran Tasikmalaya, 25 Desember 1967, itu diharapkan memberi sentuhan segar di perusahaan maskulin tersebut. Sebelumnya, Nicke merupakan Direktur Utama PT Mega Eltra, sebuah perusahaan kontraktor listrik di lingkungan Holding PT Pupuk Sriwijaya. Alumnus SMAN 1 Tasikmalaya dan Fakultas Teknik Industri dari Institut Teknologi Bandung itu pun pernah menjabat direktur bisnis di PT Rekayasa Industri, dan vice president Corporate Strategi Unit (CSU) di perusahaan yang sama.

Manajer Senior Komunikasi Korporat PLN Pusat, Bambang Dwiyanto, mengatakan, Sofyan Basir dan Sarwono Sudarto akan efektif bekerja mulai 2 Januari 2015, karena harus menyelesaikan tugas-tugasnya di BRI. Sedangkan enam direktur lainnya, sudah bekerja sejak pengangkatan kemarin. “Tiap hari mereka sudah rapat dan juga teleconference dengan para general manager di unit-unit,” ujarnya kepada kontributor initasik.com di Jakarta, Senin, 29 Desember 2014.

Menurutnya, PLN akan adakan pisah sambut antara direksi lama dan direksi baru pada tanggal 5 Januari 2015 yang dikemas dalam bentuk coffee morning biasa. Ia belum bisa memastikan kapan direksi baru itu akan dilantik. Sebab, menurutnya, pelantikan direksi PLN merupakan domain Kementerian BUMN sebagai rapat umum pemegang saham (RUPS). “Kita belum tahu apakah nanti akan dilantik lagi oleh menteri atau sudah cukup dengan pengumuman kemarin,” imbuhnya.

Ditanya soal tugas Nicke nantinya, Bambang menjelaskan, portofolio tugas masing-masing direktur akan dibahas antarmereka, sama seperti pembagian tugas direksi PLN sebelumnya. Kementerian BUMN hanya menetapkan nama-nama direktur baru yang dipilih oleh Pemerintah. Akibatnya, perubahan nama nomenklatur direktorat di PLN pun belum muncul. initasik.com|ian

 

Komentari

komentar