Kus | initasik.com
Olahraga

Offroader Kota Tasikmalaya Dominasi Kejurda Jabar Putaran 1

initasik.com, olahraga | Atlet offroad asal Tasikmalaya mendominasi ajang Kejurda Jabar Adventure Offroad Individual Non Winch Putaran 1 dengan menempati podium pada seluruh kelas yang dilombakan, di Sirkuit Tri Karyautama Leuwikidang, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Sabtu s.d. Ahad, 22 Juli s.d. 23 Juli 2017.

Pada kelas 1.000 CC, misalnya, Asep Utun dan Utis Delon menempati lima besar dan naik podium bersama dengan tiga pemenang lainnya, yakni gelar juara yang diraih Chepy Hidayat dari Sabda Alam Garut, disusul Polo dari Bagong Edan Team dan Abith dari TGRS.

Kemudian pada kelas Under 2.500 CC, Ketua Sukapura Jeep Adventure (SJA) Teguh Prio Nugroho yang berasal dari Sukapura Prawasta Sugih Jaya Team berhasil meraih juara dengan perolehan poin 649, disusul Hian Tian dari Bangka Ambarawa Team dengan poin 641, dan Agan Fauzi dari Sabda Alam Garut dengan poin 616.

Pada kelas paling bergengsi, yakni kelas Upper 2.500 CC, anggota SJA Tasikmalaya Hendri Dunan yang membawa Jhonlin Racing Team (JRT) berhasil menempati juara dengan perolehan poin 670, disusul Asep Rosadi dari DC Trans Tasikmalaya dengan poin 635, kemudian Ronny DC dari DC Trans Tasikmalaya dengan 613 poin.

Mereka menyelesaikan 7 Special Stage (SS) yang disiapkan panitia dengan karakter track yang cukup menantang, meskipun dinilai lebih pendek. “Kalau dari sisi track keluhannya hanya terlalu pendek, tetapi secara keseluruhan memang sudah sangat baik dan menantang. Justru dengan track pendek seperti ini para offroader harus lebih fokus dan bisa mengontrol emosi dengan baik, karena di lintasan banyak sekali jebakan yang justru membahayakan. Bisa dilihat dari kemarin banyak offroader yang tidak bisa mengendalikan mobilnya,” tutur Teguh Prio Nugroho.

Senada dengan Teguh, Utis “Delon” Sutisna yang mesin mobilnya sempat jebol, mengaku, kontrol emosi sangat berpengaruh besar pada track pendek seperti itu. “Maksud hati ingin terus menginjak gas supaya bisa cepat sampai ke titik finish, namun ternyata di lintasan itu kondisinya berbeda dengan adanya rintangan. Saya sendiri sempat tidak bisa mengendalikan mobil, sehingga mesinnya jebol di tengah lintasan. Padahal awalnya poin saya bagus, namun harus rela menempati posisi 5,” kata Utis.

Usai putaran 1 kali ini, Kejurda Jabar akan digelar di Purwakarta dan Bandung hingga didapatkan siapa yang berhak menjadi juara pada ajang kejuaraan yang diselenggarakan secara resmi oleh IMI Jabar tersebut.

Seluruh pembalap diminta untuk mempersiapkan kendaraannya agar lebih baik lagi, sehingga benar-benar dinyatakan siap untuk mengikuti balapan pada putaran berikutnya. “Saya melihat ternyata memang pada kelas yang cukup bergengsi seperti kelas Under dan Upper para pembalap Tasikmalaya begitu mendominasi, tentu Kota Tasikmalaya patut berbangga hati karena memiliki offroader yang berprestasi,” ujar Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, usai memberikan trofi dan hadiah kepada para juara kelas Upper 2500 CC, yang ketiga-tiganya warga Kota Tasikmalaya.

Ia berharap, pada putaran berikutnya di daerah lain mereka akan kembali menempati juara dengan poin tertinggi, sehingga piala Kejurda Jabar menjadi milik orang Kota Tasikmalaya. [Kus]