Muhammad Hanan Ramadi (kiri) bersama Budi Budiman membuka Gala Desa | Jay/initasik.com
Olahraga

Olahraga Tangkal Generasi Muda Terjerumus pada Narkoba

initasik.com, olahraga | Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, meyakini, olahraga bisa menangkal generasi muda terjerumus pada narkoba. Mereka yang aktif berolahraga, baik sebatas menjaga kesehatan apalagi menjadi atlet, akan menjaga pola hidup yang sehat. Jangankan mencoba narkoba, begadang pun jarang.

“Saya ini dulu juga atlet tenis meja. Sejak SMP main tenis meja sampai ikut Porda, selama itu saya selalu menjaga kondisi fisik dan tidak pernah mencicipi yang namanya narkoba atau minuman keras,” tuturnya dalam pembukaan Gala Desa, turnamen olahraga yang digelar Kemenpora, di GOR Dadaha, Sabtu, 23 September 2017.

Menurutnya, dengan berolahraga akan melahirkan generasi penerus bangsa yang sehat dan berkarakter. Untuk itu pihaknya sangat mendukung dan berterima kasih atas dipilihnya Kota Tasikmalaya sebagai satu dari lima kota dan kabupaten di Jawa Barat yang dijadikan tempat penyelenggaraan Gala Desa.

“Turnamen seperti ini sekaligus menjadi ajang evaluasi pembinaan para atlet. Apalagi kita sedang menghadapi babak kualifikasi Porda 2018. Gala Desa ini harus menjadi sebuah jembatan untuk meningkatkan kemampuan para atlet,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Budi berharap Kemenpora memberikan bantuan kepada Kota Tasikmalaya untuk membangun sarana olahraga yang belum ada. “Kita ingin menjadi tuan rumah Porda 2022. Tentu perlu sarana prasarana yang lengkap,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Deputi Kemenpora, Muhammad Hanan Ramadi, menjelaskan, meski namanya Gala Desa, turnamen itu bukan berarti tertutup bagi kota. Ajang perdana yang digelar Kemenpora itu diselenggarakan di 136 kota dan kabupaten di Indonesia.

“Kita pilih Kota Tasikmalaya, karena sarana dan prasarananya termasuk lengkap, terutama untuk enam cabang olahraga yang dipertandingkan, yaitu sepak takraw, voli, bulutangkis, sepakbola, atletik, dan tenis meja. Gala Desa ini merupakan salah satu program prioritas Kemenpora, selain liga santri nasional dan gowes nusantara,” paparnya. [Jay]