Ist
Komunitas

Paguyuban Sunda Berlin; Rumah Bersama “Urang” Sunda di Jerman

initasik.com, komunitas | Dibentuk pada 2014, Paguyuban Sunda Berlin atau Pasundan Berlin merupakan sebuah komunitas diaspora Jerman dari Suku Sunda. Ketua Pasundan Berlin, Roni Susman, mengatakan, perkumpulan tersebut didirikan sebagai rumah bersama bagi pelajar dan masyarakat dari seluruh wilayah Jawa Barat yang tinggal di Berlin.

Dalam waktu dekat, pihaknya ingin menjadikan Pasundan Berlin sebagai organisasi nirlaba yang bergerak di bidang pendidikan dan kebudayaan dengan mendaftarkan organisasi secara resmi di Kementrian Hukum Jerman.

“Program jangka panjangnya adalah untuk membawa Pasundan sebagai identitas organisasi yang mewakili kultur Jawa Barat di seluruh Jerman lewat pembentukan koordinator wilayah di setiap negara bagian,” ujar Roni.

Salah satu program terbaru yang digelar adalah pembentukan angklung orkestra Gentra Pasundan yang telah beberapa kali memenuhi undangan untuk tampil dalam acara lokal KBRI ataupun internasional.

Pada 16 Oktober 2017, misalnya, Pasundan Berlin mendapat kesempatan untuk menampilkan permainan musik angklung dalam agenda jamuan perkumpulan English Conversation Group di rumah kediaman istri kepala Deputi Misi KBRI-Berlin, Selly Mboe Pada.

Tema yang diangkat dalam pertemuan diplomatik tersebut adalah tentang The World of Music. Permainan musik angklung menjadi suguhan utama dan terpilih sebagai ikon musik dalam mempresentasikan seni dan budaya khas Nusantara.

Gentra Pasundan mendapatkan apresiasi tinggi dan standing ovation dari para tamu undangan. “Ini adalah kesempatan emas bagi komunitas Sunda yang baru terbentuk untuk bisa ikut andil dan bekerja sama dengan KBRI dalam upaya memperkenalkan seni dan budaya Indonesia kepada khalayak asik khususnya di Jerman,” ujar Roni.

Selain program tersebut, Pasundan Berlin juga memiliki program pengenalan kuliner Jawa Barat seperti seblak, lotek, batagor dan lain-lain. “Kami berharap, Pasundan Berlin juga bisa menjadi tempat atau rumah budaya Jawa barat yang menjadi kebanggaan siapapun warga Sunda yang mampir ke Berlin,” pungkasnya. [KL]

Komentari

komentar