Maryan | initasik.com
Peristiwa

Panglima TNI Kaitkan Terorisme dengan Islam

initasik.com, peristiwa | Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyebutkan, saat ini sedang ada upaya memecah belah bangsa melalui radikalisme dan terorisme. Untuk itu ia mengajak seluruh komponen bangsa selalu bersinergi dalam melawan upaya tersebut.

Demikian disampaikan Marsekal Hadi Tjahjanto saat memberi sambutan dalam Safari Ramadan di Brigif 13 Galuh, Kota Tasikmalaya, Senin, 28 Mei 2018. Turut hadir Kapolri Tito Karnavian dan beberapa pejabat TNI/Polri.

“Kita harus mengedepankan upaya pencegahan terhadap perkembangan radikalisme yang berujung pada terorisme. Perlu bahu-membahu dalam memberikan pemahaman yang positif, merangkul seluruh komponen bangsa, serta mengambil tindakan preventif untuk mencegah tindakan radikalisme dan terorisme,” tuturnya.

Namun, dalam sambutannya itu Panglima TNI lantas mengaitkan radikalisme dan terorisme itu dengan Islam. Menurutnya, Islam adalah agama rahmatan lil ‘alamin, sehingga umat Islam sesungguhnya adalah umat yang membawa rahmat bagi alam semesta.

“Rasul diutus ke dunia untuk menyempurnakan akhlak manusia. Dengan akhlak yang mulia itulah manusia akan dapat menjalankan tugasnya sebagai pemimpin, pengelola, di muka bumi menjadi rahmat bagi alam semesta,” papar panglima.

Ia menjelaskan, dua contoh yang dilakukan Rasul dalam berdakwah dan silaturahmi. Dalam berdakwah, Rasul menggunakan pendekatan yang sangat humanis, bahkan pada orang-orang yang menyakitinya, baik secara fisik maupun perkataan, beliau tetap bersikap baik.

“Dengan tali silaturahmi yang erat, kita akan menyadari bahwa bangsa ini sangat majemuk, dan kebinekaan itu bukan batu sandungan, tidak menjadi penghalang, apalagi jurang pemisah. Silaturahmi yang kuat akan memungkinkan bangsa dan negara ini bersatu,” tandasnya. [Morsa Maryan]

Komentari

komentar