Peristiwa

Pantas Saja Selama Ramadan Hendra Jualan “Cangkaleng”

initasik.com, peristiwa | Ramadan membawa berkah, penghasilan Hendra melimpah. Warga Kampung Gunungbatu, Desa Kertarahayu, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, itu punya usaha tahunan.

Saat Ramadan datang, Hendra dan keluarga mengolah buah aren dibuat cangkaleng atau kolang-kaling. Usaha itu dikerjakan istri, anak, dan orangtua Hendra. Proses pembuatan cangkaleng ini memang tidak sebentar. Untuk merebusnya saja butuh waktu tiga jam sampai empat jam. Setelah matang sempurna, buah aren ini dikupas dan bagian dalamnya dikeluarkan.

Dalam sehari, Hendra bisa mendapat 70 kilogram sampai 80 kilogram cangkaleng. Kini, harga 1 kilogramnya kisaran Rp 8.000. Jika dalam sehari Hendra dapat 80 kilogram cangkaleng, maka omzetnya lebih dari Rp 600 ribu.

Di bulan Ramadan ini, cangkaleng telah menjadi salah satu makanan yang pasti ada saat berbuka puasa. Tak heran, harga jualnya naik jadi dua kali lipat. Banyaknya permintaan membuat harga cangkaleng menjadi naik.

Ramadan berlalu, harga cangkalengpun kembali lesu. Hendrapun tak lagi menggeluti usahanya itu. Ia kembali jualan, merantau keluar kota. [Taufik]

 

Komentari

komentar