Peristiwa

Para Tentara pun Turun Bersihkan Sampah

Kota Tasik | Pertigaan Rancabango, Kota Tasikmalaya, kerap banjir bila turun hujan deras. Air dari kolam yang berada di samping jalan, dan luapan dari drainase kerap menggenangi jalan raya dan menghambat arus lalu-lintas.

Bahkan, bila hujan sudah reda, genangan air masih saja ada. Rupanya, drainse yang ada daerah itu telah beralih fungsi jadi tempat sampah tersembunyi. Di dalam gorong-gorong tersimpan banyak sampah. Orang-orang buang sampah seenaknya, sehingga menumpuk di dalam drainse.

Hal itu diketahui setelah sepuluh tentara dari Brigif 13/Galuh, bersama instansi terkait, bergotong royong membersihkan gorong-gorong dan selokan di pertigaan Rancabango, Selasa, 29 Desember 2015.

Puluhan bekas gelas air mineral, kaleng susu, sandal jepit, dan sampah-sampah plastik lainnya ternyata menumpuk di dalam drainase. “Sampah-sampah ini yang menghambat arus air, sehingga meluap ke jalan,” ujar Sersan Satu Bayumi, wakil komandan tim solari Brigif 13/Galuh.

Ia menjelaskan, seminggu sekali timnya selalu melaksanakan solari alias selokan lancar indah dan asri sebagai bentuk tanggung jawab terhadap daerah. Bukan hanya di Kota Tasikmalaya, tapi juga di Kabupaten Tasikmalaya. “Program ini sudah berjalan sekitar tiga tahun,” sebutnya.

Ditanya titik mana saja yang paling banyak sampah di gorong-gorong, Bayumi menjawab, salah satunya daerah Cimulu. initasik.com|shan

Komentari

komentar