Birokrasi

Pelantikan Kadin, Bupati Tasik: Pemerintah tidak Bisa Sendirian

initasik.com, birokrasi | Pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Tasikmalaya periode 2018 s.d. 2023 resmi dilantik dan dikukuhkan, di Ruang Op Room Bupati Setda Kabupaten Tasikmalaya, Senin, 13 Mei 2019. Pengukuhan dilakukan Ketua Kadin Jawa Barat, Tatan Pria Sujana, dan Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto.

Bupati berharap, keberadaan Kadin Kabupaten Tasikmalaya bisa dirasakan oleh pemerintah daerah dan masyarakat pada umumnya. “Pemerintah tidak bisa sendirian, harus ada pihak lain. Tidak bisa tanpa pengusaha. Apapun, kita tidak bisa berjalan sendiri,” ujar Ade.

Diharapkan, keberadaan Kadin dapat membantu pemerintah daerah dalam pemetaan potensi ekonomi, menumbuhkembangkan wirausahawan, mulai pengusaha kecil sampai besar, termasuk membuka jaringan, akses, baik itu terhadap modal maupun terhadap pasar.

Ade menegaskan, Kadin Kabupaten Tasikmalaya mesti mampu memicu potensi ekonomi daerah, peningkatan kapasitas pelaku usaha, dan memberikan pelatihan agar pelaku usaha mampu mempelajari ekonomi. “Dengan begitu pemda jadi terbantu. Kadin ini sebagai supporting system atas pembangunan ekonomi usaha secara umum daerah,” tandasnya.

Ketua Kadin Kabupaten Tasikmalaya, Cecep D Abdul Qoyum, mengatakan, setelah dilantik bersama pengurus lainnya, ia akan berusaha menjadikan Kabupaten Tasikmalaya menjadi daerah termaju di Jawa Barat dalam bidang ekonomi.

”Kami ingin memajukan ekonomi kerakyatan. Para pelaku usaha kecil, menengah dan lainnya bisa bergerak di berbagai sektor usaha apapun,” ucap Cecep.

Menurutnya, yang akan menjadi sorotan Kadin Kabupaten Tasikmalaya adalah sektor ekonomi di bidang perdagangan, jasa, dan kerjaninan produk khas Tasikmalaya. Pihaknya juga akan berupaya agar komoditas asli Kabupaten Tasikmalaya, yaitu kopi dari Cigalontang, bisa diperkenalkan di pasar nasional dan internasional.

Selain itu, Kadin juga akan menginisiasi agar Kabupaten Tasikmalaya menjadi pusat produk khas kreatif supaya meningkatkan daya saing para pelaku usaha. “Para pelaku usaha, baik UKM, industri kreatif, rumahan dan lainnya harus bisa paham tentang keahlian dan pemasarannya. Sekarang ada pasar online, kita ikut latih SDM pengusaha di Kabupaten Tasik,” tuturnya. [jay/initasik.com]