Informasi

Pemakaian Lahan Bekas Setda Harus Bermanfaat Bagi Masyarakat

initasik.com, informasi | Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dengan Pemkot Tasikmalaya satu suara soal pemanfaatan lahan bekas setda Tasik yang berada di dekat Masjid Agung Kota Tasikmalaya.

Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto, mengatakan, pemerintah ingin mengoptimalkan kawasan itu agar memiliki nilai ekonomi dan sosial bagi masing-masing wilayah. Ia menyebutkan, tempat itu boleh dijadikan sebagai lahan parkir atau membangun city walk yang bisa menghasilkan manfaat bagi Kota dan Kabupaten Tasikmalaya.

“Tetapi, tidak untuk mal ya. Jangan sampai Kota Tasikmalaya reunceum ku mal. Bagaimana Kota Tasikmalaya ini reunceum ku aktivitas masyarakat, oleh UMKM kita, para pelaku bisnis kita. Kota Tasikmalaya bukan tempat mengeruk uang sebanyak-banyaknya dari rakyat. Tapi tempat rakyat mencari uang sebanyak-banyaknya. Itu yang kita harapkan,” tutur Ade.

Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, mengatakan, ia ingin lahan bekas setda dimanfaatkan sebagai lahan parkir untuk mengatasi permasalahan lalu lintas di pusat kota, termasuk membangun pusat PKL.

Ia menambahkan, output positif dari dialihfungsikannya eks Setda itu adalah penambahan PAD bagi Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Jika wacana itu sudah direalisasikan, pendapatan dari parkir kendaraan akan diberikan kepada pihak Kabupaten, Pemerintah Kota hanya akan meminta pajaknya.

Ditanya soal target, ia berharap bisa secepatnya direalisasikan, namun itu kembali lagi Pemerintah Kabupaten. Untuk bisa mewujudkan wacana tersebut, Pemerintah Kota Tasikmalaya tidak bisa serta merta melakukanya sendiri, karena mesti melibatkan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya sebagai pemilik aset. [jay/wrd/initasik.com]