Birokrasi

Pembangunan di Daerah Harus Selaras dengan Pusat

initasik.com, birokrasi | Wakil Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto, mengatakan, anggaran pembangunan di Kabupaten Tasikmalaya kebanyakan berasal dari Pusat dan Provinsi. Dari Rp 3 triliun lebih APBD 2017, kontribusi dari Kabupaten Tasik hanya sekitar Rp 105 miliar. Adapun Pendapatan Asli Daerah hanya Rp 413 miliar. Itupun sebesar Rp 308 miliar merupakan dana transitoris.

Untuk itu, sudah seharusnya rencana pembangunan daerah dan pusat bersinergi. Selaras. “Makanya kami sedang merevisi RPJMD agar ada keselarasan pembangunan,” ujarnya saat menghadiri peresmian pembangunan Desa Tanjungsari, Gunungtanjung, Senin, 16 April 2018.

Terkait dana desa, Ade menyebutkan, tahun ini akan ada perubahan strategi yang berbeda dengan tahun sebelumnya. Penggunaan dana desa harus bisa lebih memberdayakan masyarakat, sehingga berimbas pada kesejahteraan.

Daerah yang angka kemiskinannya tinggi, alokasi dana desanya akan lebih tinggi. Selain itu 30 persen dana desa harus dikelola masyarakat melalui padat karya dan ada porsi lebih untuk pemberdayaan.

“Selama ini desa seringkali terbentur oleh peraturan daerah. Nanti kami akan undang seluruh kepala desa untuk merumuskan peraturan yang bisa memudahkan semunya. Kita akan buat peraturan yang melancarkan urusan desa,” bebernya. [Eri]