Peristiwa

Pemilah Sampah Asia Plaza Curhat

Kota Tasik | Iwan Suherman, pemilah sampah di tempat pembuangan sampah sementara Asia Plaza, mencurahkan isi hatinya kepada initasik.com, Selasa, 24 November 2015. Warga Tugusirna, Tugujaya, Cihideung, Kota Tasikmalaya itu mengaku sering dimarahi pegawai Asia Plaza tanpa alasan yang jelas.

Ia menduga, alasan dirinya dimarahi lantaran dituduh mengacak-acak sampah di TPS yang berada di Cipicung, Tugujaya, itu. “Abdi mah kur mulungan urut aqua hungkul. Padahal mah tos ti baheula di dieu teh,” ujarnya.

Menurutnya, sejak TPS Asia Plaza itu dipermasalahkan mahasiswa dan warga karena menimbulkan bau tidak sedap, dirinya sering jadi sasaran kemarahan pegawai AP. Tapi Iwan tidak tahu siapa nama pegawai tersebut. “Lamun teu rame jiga kamari mah biasa-biasa we diantep. Teu dibersihan. Pabacakar. Ieu mah dibersihan teh pas aya rame-rame we,” tuturnya.

Dikonfirmasi hal itu, Roni, bagian operasional building Asia Plaza, meminta informasi yang lengkap dan dipertemukan dengan Iwan. “Saya mau ketemu dulu dengan yang ngomongnya, minta dipertemukan dulu. Harus ada sumbernya,” pinta Roni.

Sebelumnya, Lembaga Pers Mahasiswa Ngaca Sekolah Tinggi Hukum Galunggung (STHG) melayangkan surat tembusan terkait TPS Asia Plaza yang menimbulkan bau tidak sedap itu kepada polisi, termasuk DPRD dan Dinas Cipta Karya. Namun, instansi yang merespons surat itu hanya kepolisian.

“Walaupun secara waktu terlambat, tapi ini responsnya sangat hebat, dibandingkan dengan instansi-intansi lain yang juga diberi surat hingga sekarang tidak ada tanggapannya,” kata Alfie Akhmad Sa’dan Hariri, anggota LPM Ngaca, usai dimintai keterangan oleh polisi, Sabtu 21 Nopember 2015.

Dalam kesempatan itu pihak kepolisian mengatakan akan konfirmasi kepada Asia Plaza dan Dinas Cipta Karya, agar sampah di TPS tidak mengeluarkan bau tak sedap ke lingkungan sekitar, termasuk ke kampus STHG. initasik.com|syamil

Komentari

komentar