Desa

Pemkab Dorong Petani Maju

Kabupaten | Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mendorong para petani agar maju dalam usaha agrobisnis. “Petani harus menguasai teknologi tani dan paham tata cara bertaani yang baik,” ujar Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum, saat bertatap muka dengan para petani di Desa Guranteng, Kecamatan Pagerageung, Minggu, 8 Maret 2015.

Menurutnya, dengan begitu para petani akan mendapatkan hasil yang maksimal tanpa harus menguras tenaga berlebih. “Ubah pola pikir. Pakai teori dan manajemen pertanian. Saya instruksikan Dinas Pertanian untuk memberikan pengetahuan kepada para petani,” tandas Uu.

Ia mengaku takjub melihat para petani di luar negeri. Mereka kaya raya. Satu orang petani bisa punya mobil lebih dari satu. Tak heran, di luar sana bertani jadi pekerjaan menjanjikan. Banyak peminatnya.

“Kami akan mendorong para petani maju, di antaranya dengan cara memberi pelatihan, memberi serta bibit dan pupuk. Bertanilah karena kebutuhan, jangan karena didorong-dorong orang. Kuasai manajemen pertanian,” tuturnya.

Saat sesi tanya jawab, seorang petani menanyakan soal pinjaman lunak dari perbankan. Ia berharap ada bank yang memberikan pinjaman, tapi dibayarnya usai panen. Istilahnya yarnen alias dibayar setelah panen.

Menanggapi pertanyaan itu, bupati bertanya balik, “Aya BPR teu di dieu? BPR naon? Sukapura? Ajudan, telepon Pa Uus!” initasik.com|sep

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?