Peristiwa

Pemkab Tasik Dinilai Lamban Merespons Persoalan Sampah

Kabupaten Tasik | Lambatnya sikap Pemkab Tasikmalaya merespons masalah sampah mendorong KNPI Singaparna bersama dengan OKP dan warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Lingkungan turun aksi, Jumat, 22 Januari 2016.

Mereka melaksanakan aksi bersih-bersih di Alun-Alun Singaparna. “Kang Uu dan Kang Ade jangan jadikan Singaparna sebagai lautan sampah” begitu ditulis dalam kain putih sepanjang sepuluh meter. Aksi itu merupakan bentuk kepedulian masyarakat, sekaligus kritikan atas lambannya kinerja pemerintah dalam menangani sampah di Kabupaten Tasikmalaya.

Asep Abdul Rofik, ketua KNPI Kecamatan Singaparna, mengatakan, taman Singaparna saat ini sudah terbengkalai. Banyak rumput liar, dan sangat kotor. Untuk membahas persoalan sampah, ia mengaku sudah melayangkan surat kepada bupati  dan instansi terkait untuk beraudensi pada hari Senin, 25 Januari 2016.

“Saya minta pengolahan sampah segera ditetapkan, karena sampai saat ini masih mengambang. Jangankan Perda, yang bertanggung jawab mengelola sampah pun belum jelas; apakah Tarkim, LH, atau PU?” tuturnya. initasik.com|wrd

Komentari

komentar