Peristiwa

Pengajian Korpri Kalah Nyaring Dangdutan PKK

Kota Tasik | Dua kegiatan berbeda terjadi di waktu bersamaan di lingkungan Bale Kota Tasikmalaya, Kamis, 30 April 2015. Yang satu di Masjid Syahidan, satunya lagi samping kantor Bappeda. Jaraknya hanya beberapa meter.

Kegiatan di masjid adalah dakwah keliling yang digelar Korpri Jawa Barat. Penceramahnya KH Asep Nurilyas, pimpinan Ponpes Hidayatulloh, Awipari. Sedangkan acara lainnya lomba makanan olahan yang diadakan Ibu-ibu PKK. Istri wali Kota Tasikmalaya pun hadir dalam kesempatan tersebut.

Lantaran lomba makanan olahan itu diselingi acara dangdutan, suara pengajian dari masjid bale kota itu kalah nyaring. Suara musiknya jelas terdengar sampai masjid. Sementara pengajian tidak terdengar di area acara PKK. Saking nyaringnya, musik dangdutan tersebut sampai terdengar ke ruang rapat wali kota. “Ieu teh aya musik ti mana?” tanya Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, usai menggelar pertemuan di ruang rapat.

Sementara itu, dalam ceramahnya KH Asep membahas tentang prinsip hidup. Menurutnya, prinsip hidup di dunia hanya untuk ibadah. Segalanya harus untuk ibadah. “Dari tidur sampai tidur lagi harus dijadikan ibadah. Tidurnya orang berilmu lebih ditakuti syetan, daripada sholatnya orang tidak berilmu,” tuturnya. initasik.com|ashani

Komentari

komentar