Peristiwa

Pengamen Jalanan Buang Sampah di Depan Kantor Bupati

Kabupaten Tasik | Seorang pengamen jalanan, Irdas, menumpahkan beberapa karung sampah di depan kantor Bupati Kabupaten Tasikmalaya, Senin, 11 Januari 2016. Aksi itu dilakukannya sebagai bentuk protes atas ketidakbecusan Pemkab Tasikmalaya menanggulangi masalah sampah.

Seorang diri, Irdas membawa beberapa karung berisi sampah dengan mobil bak terbuka. Setiba di depan kantor Setda, ia menumpahkan sampah-sampah berbau tidak sedap itu di halaman parkir. Sambil berorasi, Irdas bernyayi lagu-lagu sindiran.

Ditanya usai menjalankan aksi solonya, Irdas mengaku kecewa dengan keterlambatan penanganan sampah oleh pihak pemerintah. Sudah lebih dari satu minggu, persoalan tempat pembuangan akhir (TPA) Nangkalea belum juga dituntaskan.

Padahal, kata Irdas, di Kampung Cioray dan Nangkalea, Desa Sukasukur, Kecamatan Mangunreja, menginginkan ada perbaikan jalan menuju TPA, karena kondisinya sangat rusak dengan kontur jalan yang naik turun dan berbatu.

Ia menegaskan, masyarakat yang tinggal sepanjang jalan menuju TPA tidak menuntut jalan dihotmix, tapi diperbaiki dulu agar aman untuk dilalui. Masyarakat juga ingin melihat kesungguhan pemerintah dalam menajalankan tugas dan fungsinya. “Tapi pemerintah menutup mata. Padahal permasalahan sampah tidak bisa disepelekan,” tandasnya. initasik.com|dzm

Komentari

komentar