Agenda Informasi Lembaga Pendidikan Pesantren

Pengurus Baru LPTQ Kabupaten Tasikmalaya Resmi Dilantik

initasik.com, informasi- Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Tasikmalaya resmi dilantik. Bertempat di ruang OopRoom Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya, sejumlah pengurus dan tamu undangan hadir sejak pukul 09.00 (14/06/2022).

Keputusan Bupati nomor 450/kep.134-kesra/2022 tentang pengurus LPTQ Kabupaten Tasikmalaya periode 2022-2027 resmi dibacakan protokoler dalam acara pelantikan. Keputusan tersebut sudah di tandatangani sejak tanggal 19 April 2022. Dalam Keputusan tersebut Bupati, Wakil Bupati, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Sekretariat Daerah, Ketua Majlis Ulama Indonesia (MUI), Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), Pimpinan Daerah (PD) MUhammadiyah, PD Persatuan Umat Islam (PUI) Kabupaten Tasikmalaya, masing-masing sebagai Pengarah LPTQ.

Selanjutnya, pelaksana pengurus LPTQ Kabupaten Tasikmalaya dipimpin oleh ketua umum yaitu Asisten Daerah 1. Ketua 1 dan 2 berasal dari unsur Kementerian Agama dan MUI. Adapun ketua harian pengurus LPTQ Kabupaten Tasikmalaya periode 2022-2027 di amanahkan kepada KH. Aa Rohmadin.

Ketua Harian KH. Aa Rohmadin dalam sambutannya menyampaikan permohonan doa semoga Kafilah Tasikmalaya berjaya kembali.

“Semoga berjaya seperti kemarin di STQH (Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits).  Sekarang evennya lebih besar lagi di LPTQ,” papar KH. Aa Rohmadin.

“Kemudian Mohon Pak Bupati untuk melepas kemudian memberikan semangat kepada peserta LPTQ Kabupaten Tasikmalaya. Tentu saja kami pun mohon doa dari semua karena kami brangkat membawa nama Kabupaten Tasikmalaya,” Jelasnya.

Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Jawa Barat akan digelar di Sumedang. Peserta yang diberangkatkan dari Kabupaten Tasikmalaya dalam perlombaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) berjumlah 55 orang.

“Semua mata lomba diikuti yakni 24 cabang, Pembina full 14 orang, panitia 32 orang. Sumedang menyiapkan 12 arena untuk perlombaan MTQ,” lanjut ustad yang kembali dipercaya sebagai ketua harian LPTQ Kabupaten Tasikmalaya itu.

Dijelaskan pula dalam sambutannya bahwa Provinsi Jawa Barat sudah mengultimatum Kabupaten Tasikmalaya harus menjadi tuan rumah dalam MTQ 2026.

Banyak rekor ketika Bupati Ade menjabat, lanjutnya, rekor pertama adalah 39 kecamatan dibagi kendaraan operasional Yamaha NMax. Kedua, Kabupaten Tasikmalaya menjadin juara umum STQH, sampai kami banyak didatangi pengurus LPTQ Kabupaten lain diantaranya Kabupaten Cirebon. Mereka datang hanya untuk studi bandiimng ke LPTQ Kabupaten Tasikmalaya.

“Selanjutnya yang ketiga, MTQ tingkat Kecamatan dibuka langsung oleh Bupati yaitu di Kecamatan Pancatengah. Itibrekor bagi kami. Kami terharu karena ada seorang Bupati yg mau turun langsung ke daerah demi LPTQ,” pungkasnya.

Acara dilanjutkan pada sambutan oleh Bupati Tasikmalaya sekaligus melantik pengurus LPTQ serta melepas peserta MTQ Kafilah Kabupaten Tasikmalaya.

“LPTQ jadi alat utama untuk membumikan nilai-nilai Quran di Tasikmalaya. Terimakasih kepada pngurus LPTQ periode kemarin. Kita bangga atas pencapaiannya,” kata Ade mengawali smabutannya.

“Kemarin (STQ, red), Kafilah kita berhasil diatas ekspektasi. Saya selalu berdoa agar Tuhan memberikan kesempatan bagi Tasikmalaya masuk 5 besar, hanya untuk memberikan motivasi untuk para pserta dan masyarakat Tasikmalaya,” tambahnya.

Keberhasilan itu, lanjutnya, berkat doa dan perjuangan dari orang tua, kyai ajengan, Pondok Pesantren dan juga lembaga LPTQ. Kabupaten Tasikmalaya menjadi daerah yang diperhitungkan dalam kontestasi ini.

“Saya mendorong dan mendukung adanya MTQ ditingkat kecamatan Agar spirit semangat ini bukan hanya gebyar, tapi merasuki kepada Masyarakat Tasikmalaya, sehingga terwujudnya Visi Religius Islami yang dicanangkan dari 20 tahun silam, dapat terealisasi,” tegas dia.

Telah kita sepakati, lanjut dia, bahwa religius islami Tasikmalaya menjadi spirit dan pondasi atas segala kreasi dan inovasi.

LPTQ bukan hanya bertugas untuk menjadikan Tasikmalaya juara umum, tapi justru harus mencetak generasi islami karena generasi terbaik adalah generasi Qurani.

Apa yang harus kita lakukan dg generasi kita? Yang lupa akan caranya, jawabannya hanya ada 3:
1. Kukuhkan agama kepada anak kita,
2. Lawanlah dengan budayanya
3. Jangan terganggu perutnya, maka pemulihan ekonominapalaginoasca covid, maka harus kita kuatkan.

“InsyaAllah kalau ketiga hal itu terwujud, maka kita akan bisa wariskan merah putih secara utuh,” pungkasnya.

Menurut pemantauan wartawan, tampak hadir juga dalam acara tersebut Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya Asep Sofari, Sekda Mohammad Zen, perwakilan dari unsur kemenag dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

(Pewarta: Sukri)