Dok. initasik.com
Peristiwa

PeniSTa Cari Recehan Buat Bayar Bonus Rp 80 Juta Untuk Persib

initasik.com, peristiwa | Laga persahabatan Priangan Selection lawan Persib Bandung, Sabtu, 24 Februari 2018, di Stadion Wiradadaha Kota Tasikmalaya, menyisakan masalah yang mencoreng wajah tuan rumah. Bonus pertandingan untuk Persib sampai sekarang belum dibayar.

Manajemen Persib murka. Mereka mengancam tidak akan mau lagi diundang bermain di Kota Tasikmalaya. Sebagai upaya mengembalikan citra baik Kota Tasikmalaya dimata Persib, para Pecinta Sepakbola Tasikmalaya alias PeniSTa menggelar aksi galang dana di sekitar Taman Kota.

Kordinator PeniSTa, Asep Wk, menyebutkan, upaya tersebut seharusnya dilakukan oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya. “Idealnya langkah seperti itu harus dilakukan Pemerintah Kota Tasikmalaya. Harus ada upaya pemkot untuk bisa merehab nama Kota Tasik di mata Persib,” ujarnya di sela aksi, Jumat, 9 Maret 2018.

Menurutnya, dicoretnya nama Kota Tasikmalaya Tasikmalaya oleh Manajemen Persib akan mencederai para pecinta sepak bola di Tasikmalaya. Pria yang juga aktif di Persikotas itu menceritakan, dalam perencanaan sampai penyelenggaraan laga persahabatan tersebut, pihaknya tak pernah dilibatkan. “Saya juga kaget, tahu-tahu ada pemberitaan di media bahwa EO telah diterima oleh wali kota dan munculah izin,” sesalnya.

Padahal, sambung Asep, jika ada agenda pertandingan sepak bola di stadion Dadaha harus melibatkan Persikotas. “Ketika kami mau melakukan tanggung jawab moral, kita ditolak oleh EO. Dengan alasan, mereka telah profesional dan tidak perlu campur tangan,” tandasnya.

Soal koordinasi dengan pemerintah, Asep mengaku sudah berulangkali menghubungi wali kota yang juga menjabat sebagai ketua umum Persikotas. “Tidak ada tanggapan. Jawabanya normatif. Itupun melalui media-media. Katanya pemerintah tidak dilibatkan dan tidak tahu menahu terkait pembayaran. Pemerintah hanya sebatas menerima saja,” tandasya.

Ditanya besaran yang harus dibayarkan kepada Persib, Asep menyebutkan, nominalnya sekitar Rp 80 juta. Itu hanya untuk fee pertandinga. Belum termasuk pembayaran untuk sewa lapang, keamanan, dan kebersihan.

Semua itu belum dibayar panitia pelaksana. Karenanya, ia dan rekan-rekannya melakukan aksi penggalangan dana. Selasa pekan depan Asep berencana menghadap manajemen Persib di Bandung. “Mau minta maaf sebagai warga Tasikmalaya,” imbuhnya. [Eri]