Budi Budiman | Dok. initasik.com
Informasi

Penurunan Angka Kemiskinan Kota Tasik Ditargetkan Menyamai Rata-rata Nasional


initasik.com, informasi | Angka kemiskinan Kota Tasikmalaya merupakan yang tertinggi di Jawa Barat. Kendati dari tahun ke tahun menurun, namun persentasenya masih tinggi. Data terakhir, 2016, posisinya 15,60 persen.

Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, mengatakan, dalam lima tahun ke depan, pihaknya menargetkan angka kemiskinan Kota Tasikmalaya harus sama dengan rata-rata nasional, yakni di kisaran 11 persen.

“Minimal satu tahun turun satu persen. Lima tahun ke belakang kita fokus dalam pembangunan infrastruktur tujuannya untuk menurunkan angka kemiskinan itu,” ujar Budi saat diwawancara usai menghadiri pergantian pengurus Forum Komunikasi Lurah Kota Tasikmalaya, di City Hotel, Jumat, 6 Oktober 2017, malam.

Di periode keduanya sebagai orang nomor satu di Kota Tasikmalaya, salah satu program lima tahun ke depan adalah mencetak 5.000 wirausahawan baru. “Bagaimanapun, Indek Pembangunan Manusia tidak terlepas dari pendidikan, kesehatan, dan daya beli. Kita harus bisa meningkatkan daya saing,” tandasnya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Tasikmalaya, Tarlan, menambahkan, pemerintah punya dua program inti untuk mengintervensi permasalahan kemiskinan, yaitu penguatan kemampuan orang miskin dan pengurangan beban orang miskin.

Pengurangan beban itu di antaranya membantu biaya pendidikan dan kesehatan mereka. “Untuk penguatan kemampuan, kita sudah punya program peningkatan pendapatan keluarga berbasis komunitas,” sebutnya.

Melalui program tersebut, tiap Dinas akan mempunyai menu-menu yang bisa dipilih sesuai minat dan bakat. Di sektor pertanian, misalnya, ada menu budidaya ikan atau pengolahan hasil tanam.

“Kita bebeskan mereka (warga miskin), mau mengambil menu apa. Tentu harus sesuai dengan minatnya. Jangan sampai mereka yang sukanya pada pertanian, malah diberi pelatihan menjahit,” ujarnya. [Jay]

Komentari

komentar

zvr
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?