Peristiwa

Perceraian di Kabupaten Tasik Meningkat

Kabupaten Tasik | Angka perceraian di Kabupaten Tasikmalaya tiap tahun terus meningkat. Banyak faktor yang menyebabkan pisahnya suami-istri itu, tapi yang paling dominan adalah tidak terpenuhinya kebutuhan ekonomi keluarga.

Panitera Pengadilan Agama Kabupaten Tasikmalaya, Aan Iskandar, menegaskan, masalah ekonomi merupakan penyebab utama rusaknya hubungan rumah tangga yang mengajukan cerai ke pengadilan. “Masalah finansial merupakan hal yang paling rentan dalam retaknya keluarga,” tandasnya kepada wartawan, Kamis, 7 Januari 2016.

Ia merinci, di 2014 telah terjadi 2.365 perceraian. Sedangkan di 2015 tercatat 2.487 kasus. Untuk angka cerai talak di 2014 mencapai 914 dan cerai gugat ada 2.388. Sedangkan pada 2015, cerai talak naik menjadi 980, dan cerai gugat menjadi 2.424.

Faktor penyebab lainnya, kata Aan, tidak adanya keharmonisan dalam keluarga. Faktor itu menyebabkan sekitar 235 perceraian di 2014, dan 157 di 2015. Selain faktor itu masih banyak hal lain yang menyebabkan retaknya rumah tangga, salah satunya tidak ada tanggung jawab kepada keluarga. initasik.com|wrd

Komentari

komentar