Edukasi

Perdalam Pemahaman Agama Hindari Kasus Perundungan

initasik.com, edukasi | Maraknya kasus perundungan (bullying) yang menyeruak akhir-akhir ini membuat prihatin banyak kalangan, apalagi itu terjadi di dunia pendidikan. Dua kasus yang mencuat adalah mahasiswa berkebutuhan khusus asal Gunadarma dan siswi SD di Thamrin City, Jakarta Pusat.

Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum, menilai, kasus tersebut terjadi lantaran dunia pendidikan saat ini terlalu fokus ke masalah duniawi, sedangkan pendalaman keagamaan kurang diberi ruang luas. Alhasil, otak dipadati macam-macam ilmu pengetahuan, sementara hati kering kerontang.

Ia meyakini, pendalaman pemahaman ilmu agama merupakan solusi untuk segala persoalan yang melilit bangsa ini. “Pendidikan keakhritan mampu mengendalikan hati dan perasaan yang dilandasi keimanan,” ujarnya, Rabu, 19 Juli 2017.

Menurutnya, tidak akan ada yang bisa mempunyai hati nurani yang bersih bila tidak dipupuk dengan ilmu agama. Untuk itu, porsi pendidikan agama di SD sampai perguruan tinggi mesti diperbanyak. Di Kabupaten Tasikmalaya, Uu menyebutkan, hal itu sudah dilakukan. Salah satunya melalui program Magrib Mengaji. [Aren]