Informasi

Pergerakan Tanah di Salawu, Tim Geologi Punya Beberapa Catatan

initasik.com, informasi | Pergerakan tanah di daerah Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, masih menyimpan duka. Warga yang terdampak dilanda ketidakpastian. Direlokasi atau boleh kembali lagi ke tempat semula, belum jelas.

Namun, kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kaabupaten Tasikmalaya, Ria Supriatna, hasil survei dari badan geologi sudah mulai mendapatkan hasil. “Kalau surat secara resmi belum, kami hanya melihat rilisnya,” ujarnya, Senin, 19 Februari 2018.

Ria menyebutkan, ada beberapa hal yang menjadi catatan tim geologi. Misalnya area pesawahan yang ada di atas lokasi daerah pergeserean tanah harus dijadikan sebagai perkebunan. Selain itu, saluran air yang tidak permanen diminta untuk dipermanenkan dengan yang kedap air.

Saat ditanya soal nasib warga yang terdampak bencana, Ria menyebutkan, relokasi memungkinkan, namun itu hanya untuk sebagian warga. Pasalnya, dari tim geologi pun belum ada rekomendasi terkait titik-titik relokasi dan tempat untuk merelokasi warga korban bencana.

“Makanya saya ingin intens komunikasi dengan para kepala desa yang memiliki daerah terdampak bencana agar lebih tahu kondisinya. Meskipun perlu adanya relokasi, itu masih harus dikaji ulang. Harus koordinasi juga dengan pihak geologi,” tuturnya. [Eri]