Rapat koordinasi untuk kelancaran lawatan Presiden Jokowi ke Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Tasikmalaya | Jay/initasik.com
Birokrasi

Permintaan Wali Kota Tasikmalaya dan Paspampres dalam Rakor Penyambutan Presiden Jokowi

initasik.com, birokrasi | Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, diagendakan lawatan kerja ke Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Tasikmalaya selama dua hari, Jumat s.d. Sabtu, 9 Juni s.d. 10 Juni 2017.

Untuk menyambut kedatangan presiden, Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, bersama muspida lintas daerah menggelar rapat koordinasi, di aula bale kota, Rabu, 7 Juni 2017. Turut hadir bagian protokoler istana kepresidenan dan Pasukan Pengamanan Presiden alias Paspampres.

Dalam kesempatan tersebut, Budi Budiman meminta kepada protokoler Istana Kepresidenan untuk menyelipkan acara lain di luar agenda yang telah disusun. Ia berharap, Presiden Jokowi meresmikan Lanud Wiriadinata sebagai bandara komersial.

“Kami sangat berharap, walaupun tidak ada acara seremonial, kami ingin beliau menyaksikan penandatangan MoU (pemakaian lanud jadi bandara komersial), sekaligus meresmikannya. Bandara itu sudah ditunggu puluhan tahun oleh masyarakat Jabar Selatan,” tutur Budi.

Ia memaparkan, sejak 2005, Pemkot Tasikmalaya sudah mengusahakan bandara komersial tersebut. Namun selalu gagal dan gagal. “Sekarang sudah on the track. Draft MoU sudah lengkap semua. Tinggal tanda tangan pihak-pihak terkait. Kalau bisa presiden meresmikannya. Itu sangat berarti bagi kami,” tandasnya.

Menurutnya, keberadaan bandara komersial akan sangat bermanfaat bagi masyarakat Priangan Timur. Semua kepala daerah, mulai Garut sampai Pangandaran, telah setuju dengan itu. “Sangat indah bila presiden meresmikan Lanud Wiriadinata menjadi bandara komersial. Itu menjadi sesuatu yang sangat luar biasa. Tidak perlu seremonial. Silakan atur waktunya. Mau pas datang atau ketika akan pulang. Itu momentum yang sangat luar biasa dan akan menjadi sejarah bagi kami,” papar Budi.

Sementara itu, Paspampres meminta semua pihak mengutamakan keamanan dan kenyamanan presiden dalam lawatan kerjanya. Dalam penyambutan, yang diberikan kewenangan untuk menyambut adalah yang pejabat tertinggi di tempat yang dikunjungi. Misalnya gubernur, pangdam, atau kapolda.

“Saat bersalaman dan foto bersama, mohon tidak ada pelukan atau cipika-cipiki. Faktor kenyamanan menjadi pertimbangan,” tegasnya.

Baca: Presiden Joko Widodo Akan Lawatan Kerja ke Kota Tasikmalaya

Menurut agenda, kedatangan Presiden Jokowi ke Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Tasikmalaya untuk menyerahkan ribuan Kartu Indonesia Pintar, sertifikat tanah prona, dan pembagian sembako. Ada juga rencana silaturahmi dengan para alim ulama di Ponpes Cipasung, Singaparna, dan Ponpes Miftahul Huda, Manonjaya.

Selama di Tasikmalaya, presiden akan menginap di salah satu hotel di Jl. Yudanegara. Buka puasa pun di hotel itu. Pribadi. Tidak ada acara buka puasa bersama. Setelah dari Tasikmalaya, presiden akan langsung ke Ciamis. Rencananya ke Ponpes Darussalam. Agendanya tidak jauh beda. [Jay]