Peristiwa

Pertandingan PSKC Cimahi Lawan Persib Bandung Ditunda, Panitia Rugi Rp 50 Juta

initasik.com, peristiwa | Pertandingan PSKC Cimahi lawan Persib Bandung yang sedianya dilangsungkan di Stadion Wiradadaha Kota Tasikmalaya batal dilangsungkan hari ini, Rabu, 4 Juli 2018. Laga gagal, lantaran terganjal izin. Kepolisian tidak bisa mengeluarkan izin, karena bentrok dengan agenda rekapitulasi suara pilgub Jabar.

Ketua pelaksana pertandingan, Wahid, meminta maaf atas tertundanya pertandingan tersebut. Ia menjelaskan, sejak awal telah melakukan rencana matang. Persiapan sudah maksimal. “Tinggal izin dari kepolisian saja yang belum kita dapatkan,” ujarnya usai melakukan perundingan bersama PSSI dan perwakilan kedua klub, Selasa, 3 Juli 2018, malam.

Menurutnya, sejak Senin kemarin kepolisian sudah mengatakan bahwa pertandingan tidak bisa digelar, tetapi panitia terus berusaha. Namun, sampai tadi malam, izin tetap tidak diberikan. Pertandingan tidak bisa digelar. “Atas nama Panitia pelaksana lokal di sini, kami meminta maaf. Kami sudah berusaha semaksimal mungkin,” tandasnya.

Ia mengaku, panitia lokal mengalami kerugian untuk mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan kebutuhan pertandingan. Total kerugian yang dideritanya mencapai Rp 50 juta.

“Memang semua beban berkaitan dengan pelaksanaan dibebankan kepada kita. Panpel secara materi mengalami kerugian. Kita memfasilitasi transportasi, akomodasi, dan konsumsi sejak Senin kemarin, karena klub sudah datang ke sini,” terang Wahid.

Disinggung soal penjualan tiket, Wahid mengaku belum menjualnya. Namun yang pesan sudah banyak.

Penanggung Jawab Piala Indonesia, Desi Ardianto, mengatakan, kepastian tentang pertandingan Persib vs PSKC saat ini masih belum bisa dipastikan. PSSI rencananya akan terlebih dahulu permasalahan yang saat ini terjadi.

“Status ini akan diserahkan ke PSSI yang akan menindaklanjuti status tersebut. Setelah dilakukan laporan resmi ini, mereka yang akan memutuskan. Kemungkinan akan dilakukan reschedule ulang terhadap pertandingan ini,” tuturnya.

Dikonfirmasi via telepon, Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Febry Ma’aruf, mengatakan, tidak diterbitkannya surat perizinan itu karena penghitungan suara di KPU yang merupakan agenda nasional. “Kami sarankan agar pertandingan digelar pada hari Kamis. Kami siap mendampingi saat pelaksanaanya,” imbuh kapolres. [Eri]